Akademi perfilman bumi membikin gebrakan besar. Academy of Motion Picture Arts and Sciences resmi mengumumkan serangkaian perubahan patokan baru untuk arena Oscar alias Academy Awards yang bakal berakibat langsung pada kategori akting, movie internasional, hingga penggunaan kepintaran buatan (AI).
Perubahan ini dinilai sebagai salah satu revisi paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus mencerminkan perkembangan industri movie global.
Salah satu patokan paling mencolok adalah sekarang seorang tokoh diperbolehkan mendapatkan lebih dari satu nominasi dalam kategori nan sama—baik pemeran utama maupun pendukung.
Sebelumnya, jika seorang tokoh mempunyai beberapa performa kuat dalam satu tahun, hanya satu nan bisa masuk nominasi. Kini patokan itu dihapus, membuka kesempatan bagi tokoh untuk “bersaing dengan dirinya sendiri”.
Sebagai gambaran, jika tokoh seperti Leonardo DiCaprio tampil luar biasa di dua movie berbeda dalam satu tahun, keduanya sekarang bisa sama-sama masuk nominasi Oscar.
Kategori Film Internasional juga mengalami pembaruan penting. Kini, movie berkata non-Inggris tidak kudu menjadi perwakilan resmi dari suatu negara untuk bisa masuk nominasi.
Sebagai gantinya, movie bisa memenuhi syarat dengan memenangkan penghargaan tertentu di pagelaran movie besar dunia, seperti:
- Berlin (Golden Bear)
- Cannes (Palme d’Or)
- Venice (Golden Lion)
- Sundance (World Cinema Grand Jury Prize)
- Toronto (Platform Award)
- Busan (Best Film Award)
Selain itu, penghargaan sekarang bakal diberikan kepada individu—biasanya sutradara—bukan lagi kepada negara asal film, menandai perubahan signifikan dalam pengakuan kreator.
Di tengah perkembangan teknologi, Akademi juga mengambil sikap tegas terhadap penggunaan AI. Mereka memastikan bahwa hanya performa nan betul-betul dilakukan manusia nan bisa dinominasikan.
Begitu pula dengan kategori penulisan naskah—hanya karya nan ditulis oleh manusia nan memenuhi syarat. Dengan kata lain, AI tidak bakal bisa memenangkan Oscar di kategori akting maupun penulisan.
Perubahan ini menunjukkan gimana Oscar berupaya beradaptasi dengan perkembangan zaman—baik dari sisi kreativitas, globalisasi film, hingga teknologi.
Dengan patokan baru ini, kesempatan nominasi menjadi lebih terbuka, kejuaraan semakin ketat, dan pengakuan terhadap karya internasional menjadi lebih luas.
Kini, pertanyaannya: apakah perubahan ini bakal membikin arena Academy Awards semakin relevan—atau justru memicu kontroversi baru di industri film?
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·