Pengertian Manajemen SDM: Tujuan, Manfaat, dan Tugasnya

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Mengelola SDM (Sumber Daya Manusia) di dalam perusahaan memang tidak mudah. Oleh lantaran itu, kita butuh menjalankan Manajemen SDM nan baik di perusahaan. Setiap perusahaan pasti mempunyai Bagian Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) nan bertanggung jawab mengelola beragam kebutuhan berangkaian dengan sumber daya manusia.

Manajemen SDM umumnya disebut dengan istilah HRM (Human Resource Management). Divisi HR di perusahaan bertanggung-jawab mengurus kebutuhan perusahaan nan berangkaian dengan Sumber Daya Manusia, mulai dari: Perekrutan, pelatihan, pengembangan karir, mengurus legalitas, sampai kesejahteraan karyawan.

Perusahaan memerlukan banyak Sumber Daya Manusia nan mempunyai kompetensi tepat untuk mengerjakan tugasnya. Oleh karena itu, Manajemen Sumber Daya Manusia adalah perihal krusial nan perlu dilaksanakan dengan baik agar sasaran perusahaan bisa tercapai.

Supaya lebih memahami Manajemen SDM dengan baik, berikut ini penjelasan tentang pengertian, tujuan, fungsi, dan tugas-tugas Manajemen Sumber Daya Manusia dalam perusahaan.

Apa itu Manajemen SDM ?

Manajemen SDM adalah

Menurut Flippo (1976), pengertian Manajemen SDM adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian dalam merekrut, mengembangkan, memberi kompensasi, integrasi, dan memelihara orang-orang nan tujuannya untuk berkontribusi mencapai tujuan organisasi, individu, dan sosial. Akan tetapi, pengertian dari Flippo menggabungkan pengertian manajemen sumber daya manusia dengan manajemen personalia.

Sedangkan, menurut Mondy dan Noe pengertian Manajemen SDM adalah pemanfaatan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan perusahaan. Kemudian menurut Cascio beranggapan bahwa setiap manajer bertanggung jawab terhadap sumber daya manusia dan kudu memperhatikan beragam hal, seperti: pengangkatan, mempertahankan, mengembangkan, dan menjaga tenaga kerja tertib dalam rangka meningkatkan performa perusahaan.

Kesimpulannya, Manajemen SDM adalah upaya perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia nan merupakan aset berbobot di perusahaan. Sumber daya manusia nan dikelola secara perseorangan alias tim berkontribusi untuk mencapai visi misi perusahaan.

Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

Tujuan utama Manajemen SDM adalah menjamin sumber daya manusia di perusahaan punya kompetensi nan cukup untuk berkontribusi mencapai tujuan. Manajemen SDM membikin pengelolaan sumber daya manusia bisa lebih efektif dan efisien. Di bawah ini beberapa tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia nan lebih lengkap:

  • Mencari Sumber Daya Manusia nan cocok untuk memenuhi kebutuhan perusahaan
  • Mengembangkan sistem kerja agar bisa mencapai tujuan perusahaan lebih efektif
  • Memastikan suasana kerja kondusif nan memberi kesempatan sama untuk semua orang
  • Mendukung perkembangan perseorangan setiap talent melangkah dengan baik
  • Memastikan kewenangan dan tanggung jawab tenaga kerja dipenuhi agar tidak ada nan dirugikan
  • Menjadikan tenaga kerja sebagai stakeholder krusial dalam perusahaan.

Manfaat Manajemen SDM untuk Perusahaan

Perusahaan mendapat banyak faedah jika melaksanakan Manajemen SDM dengan benar. Berikut ini beberapa faedah Manajemen Sumber Daya Manusia untuk perusahaan dan karyawan:

  • Memaksimalkan kualitas Sumber Daya Manusia nan dimiliki perusahaan
  • Meningkatkan produktivitas karyawan
  • Meningkatkan kepuasan dan kesejahteraan kerja karyawan
  • Membangun image perusahaan nan sempurna untuk jadi tempat berkarir
  • Memastikan setiap bagian mempunyai tenaga kerja nan kompeten di bidangnya
  • Membantu manajemen merencanakan sumber daya manusia di masa depan
  • Mencapai tata kelola perusahaan nan baik dengan mengelola ketenagakerjaan dengan baik.

Siapa nan Bertugas Menjalankan Manajemen SDM ?

Pengertian Manajemen SDM

Karena kebanyakan pekerjaan Manajemen SDM berangkaian dengan Sumber Daya Manusia alias karyawan. Maka tim nan layak untuk menjalankan Manajemen SDM adalah tim HR alias SDM. Ini juga berangkaian dengan kegunaan Manajemen Sumber Daya Manusia mencakup perencanaan, rekrutmen, dan seleksi karyawan.

Manajer HR alias SDM di perusahaan bertanggung jawab mengantisipasi beragam kebutuhan karyawan. Dalam mengelola Manajemen SDM nan baik, manajer HR dan timnya melibatkan bagian lain agar terlibat dalam menyusun spesifikasi dan membikin penjelasan pekerjaan nan sesuai dengan kebutuhan.

Tugas-Tugas Manajemen Sumber Daya Manusia

Ada beberapa tugas nan bisa dikerjakan tim HR untuk memaksimalkan Manajemen SDM di perusahaan, yaitu:

1. Perencanaan dan Rekrutmen Karyawan

Tugas pertama nan kudu dikerjakan oleh tim HR untuk mengoptimalkan Manajemen SDM adalah mengkaji dan mengawasi kebutuhan sumber daya manusia di perusahaan. HR bekerjasama dengan kepala setiap bagian untuk memastikan jumlah tenaga kerja dan kompetensi apa saja nan dibutuhkan. Kemudian setelah itu, membagi tugas berasas level karyawan, membikin detil job description, sampai melakukan rekrutmen.

Tujuan Manajemen SDM

Manajemen SDM adalah pihak nan bertanggung jawab untuk proses rekrutmen. Tim HR membikin perencanaan rekrutmen, memilih kandidat, mempekerjakan, sampai kelak di masa akhir mengurusi tenaga kerja nan resign alias masuk usia pensiun. Tim HR bekerja dengan mematuhi peraturan undang-undang ketenagakerjaan nan bertindak di Indonesia.

2. Pengupahan dan Keselamatan Kerja

Tugas Manajemen SDM berikut ini bermaksud untuk meningkatkan kenyamanan bekerja bagi karyawan. Tim HR merencanakan, menghitung, bayar upah, dan menangani komplain mengenai bayaran (gaji). Tim HR juga merujuk pada undang-undang dalam menghitung nominal dan komposisi gaji. Manajemen Sumber Daya Manusia juga bekerja membikin kontrak, memantau jam kerja karyawan, menghitung tunjangan, pemberian insentif, dan lain sebagainya.

Manajemen Sumber Daya Manusia bekerja menjamin keselamatan dan kesejahteraan pekerja. Tujuannya agar tenaga kerja merasa kondusif dan nyaman saat bekerja. Tim HR merancang penanganan akibat kerja, pemberian motivasi kerja, menangani konflik, dan keselamatan kerja hingga tenaga kerja sampai di rumah. Jadi, selain mendapat penghasilan cukup, tenaga kerja merasa senang bekerja setiap hari.

3. Memberi Pelatihan dan Pengembangan Karir

Tugas Manajemen SDM selanjutnya adalah memberikan training agar skill tenaga kerja semakin meningkat. Karyawan nan mahir dapat bekerja lebih baik sehingga tujuan perusahaan tercapai dengan baik. Karena tenaga kerja adalah aset penting, perusahaan kudu memperlakukan mereka sebagai investasi nan dapat memberi revenue lebih banyak.

Karyawan nan mendapat training sebaiknya diberi kesempatan untuk naik jabatan. Tujuannya agar skill nan dimiliki bisa memberi kontribusi lebih besar ke perusahaan. Posisi nan lama bisa digantikan oleh tenaga kerja nan baru agar ada proses transfer pengetahuan nan melangkah di tim. Sehingga ada proses regenerasi dalam perusahaan nan membikin upaya memperkuat lama.

4. Mengelola Hubungan Kerja dengan Karyawan

Selama tenaga kerja bekerja, Manajemen Sumber Daya Manusia jadi jembatan untuk membangun relasi nan baik ke perusahaan. Tim bekerja memastikan perusahaan menghormati kewenangan karyawan, membikin prosedur nan jelas untuk menampung dan menjawab keluhan karyawan, sampai memastikan tenaga kerja mengerti apa saja nan jadi tujuan akhir perusahaan. Dengan begitu, terjadi kepahaman nan sama antar pemberi kerja dan pekerja.

Manajemen SDM adalah proses merencanakan, pengorganisasian, pengembangan, dan pemeliharaan kompetensi tenaga kerja agar dapat mencapai tujuan bersama. Fungsi ini dijalankan oleh tim HR alias SDM dan dikepalai oleh Manajer HR. Dalam prakteknya, tim HR membujuk semua kepala departemen untuk menyusun dan mengelola karyawan. Temukan produk solusi HR terbaik di Bhinneka untuk bantu Anda kelola banyak tenaga kerja dengan mudah dan efisen.

Selengkapnya
Sumber Info Tekno Bhinneka
Info Tekno Bhinneka