Pengambilan Sampel Vakum Drop Tube

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Salah satu metode nan paling umum untuk pengambilan sampel wadah basah nan dilumasi dengan rendaman alias percikan adalah dengan menggunakan metode sampel vakum drop tube. Sebuah tabung dimasukkan melalui port pengisian alias port dipstick dan diturunkan ke dalam rongga bah, biasanya sekitar pertengahan level oli industri. Metode pengambilan sampel oli industri ini mempunyai sejumlah kelemahan dan kudu dihindari jika metode pengambilan sampel nan dijelaskan sebelumnya dapat digunakan.

Beberapa akibat dan masalah utama nan mengenai dengan pengambilan sampel vakum drop tube adalah:

Lokasi Tabung. Tabung nan diarahkan ke port pengisian alias dipstick sangat susah dikendalikan. Tempat terakhir tabung tersebut susah diprediksi, sehingga sampel diambil dari letak nan berbeda setiap saat. Ada juga akibat tabung bakal tenggelam ke dasar bak tempat puing-puing dan sedimen terkumpul.

Kontaminasi Drop Tube. Terdapat kekhawatiran nan cukup besar bahwa ketika tabung dimasukkan ke dalam wadah, dia bakal mengambil kotoran dari sisi wadah. Selain itu, tabung itu sendiri mungkin terkontaminasi lantaran kontrol kebersihan nan jelek saat diproduksi alias disimpan.

Volume Flush Besar. Metode drop-tube secara substansial meningkatkan volume cairan nan kudu dikeluarkan untuk mendapatkan sampel nan representatif. Untuk beberapa sistem bah kecil, perihal ini praktis mengakibatkan penggantian oli industri. Selain itu, jika volume cairan nan dikeluarkan tidak diganti, mesin dapat dihidupkan kembali dengan volume pelumas oli indsutri nan tidak memadai.

Kejatuhan Partikel. Untuk sebagian besar sistem, penghentian diperlukan untuk menerapkan metode drop-tube. Artinya, produksi kudu diganggu demi pengambilan sampel oli industri, alias gelombang pengambilan sampel kudu dikurangi lantaran prioritas produksi. Tidak ada situasi nan ideal. Selain itu, partikel mulai mengendap dan terstratifikasi menurut ukuran dan kepadatan segera setelah penghentian, sehingga menurunkan kualitas kajian oli industri.

Intrusi Mesin. Metode drop-tube sangat mengganggu. Mesin kudu dimasukkan untuk mengambil sampel. Gangguan ini menimbulkan akibat kontaminasi, dan selalu ada kekhawatiran bahwa mesin mungkin tidak dikembalikan dengan betul ke kondisi siap dijalankan sebelum dinyalakan. Setiap kali pengambilan sampel menggunakan drop tube, perihal ini kudu dianggap sebagai metode pengambilan sampel pilihan terakhir.

Baca juga : Sumber Masuknya Kontaminasi nan Hanya Sedikit Diketahui

Namun, ada situasi dimana tidak ada metode pengambilan sampel praktis lainnya nan tersedia. Dalam situasi di mana pengambilan sampel vakum drop tube kudu digunakan pada sistem sirkulasi, letak pengambilan sampel terbaik adalah antara jalur kembali dan jalur hisap.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube