Kamu sering berjalan jauh? Sering melewati jalanan gelap dan sunyi di perjalanan? Pernah terbayang apa saja perihal jelek nan dapat terjadi selama perjalanan tersebut? Bertemu begal, Tersesat di jalanan sepi, Kecelakaan tunggal namun tak ada orang sekitar nan dapat menolong alias apalagi berjumpa dengan hantu.
Film ‘Passenger’ mengangkat tema nan unik, gimana jika ada “penumpang tambahan” nan mengikuti perjalanan kita? Konsep itu sangat menarik bagi para fans movie seram apalagi penikmat movie kasual. Komentar seperti “Ini trailer terseram nan pernah saya tonton” alias “Trailernya saja sudah sangat mencekam gimana filmnya nanti?” membanjiri sosial media dari movie karya André Øvredal ini.
André Øvredal sudah banyak menyutradarai film-film seram nan sukses dicintai banyak penggemar, seperti ‘The Autopsy of Jane Doe’ (2016) dan ‘Scary Stories To Tell In The Dark’ (2019). Juga diproduseri oleh tim di kembali franchise ‘The Conjuring’, movie ini on paper terdengar sangat menjanjikan, namun sayangnya keluar dari teater setelah menonton movie ini nan membekas hanya rasa kecewa.
Film ini bercerita tentang sepasang kekasih Tyler & Maddie nan menyaksikan sebuah kecelakaan mengerikan di jalan raya nan menewaskan seorang pengemudi. Setelah kejadian itu, mereka menyadari bahwa mereka tidak meninggalkan letak kecelakaan sendirian. Sebuah entitas setan misterius mulai mengikuti dan meneror mereka kemanapun mereka pergi. Terjebak dalam mimpi jelek di jalanan nan sepi, keduanya kudu mencari langkah untuk memperkuat hidup sebelum sosok tersebut merenggut nyawa mereka.
‘Passenger’ dibuka dengan opening scene nan sangat kuat mungkin jadi kandidat opening scene terbaik movie seram tahun ini. Menggambarkan sebuah situasi nan familiar dibalut dengan misteri dan jumpscare nan sangat efektif di akhir adegan. Sungguh tak ada perihal negatif nan bisa kami telaah dari opening scene tersebut umpama saja segmen itu sebuah movie pendek kami percaya movie itu bakal mendapat pengakuan seperti ‘Lights Out’ (2013) dan ‘Laura Hasn’t Slept’ (2020) nan kedua movie pendek itu sukses menjadi franchise seram nan sukses di box office.
Apa nan membikin kedua movie pendek itu dianggap sukses? Fresh Concept perihal nan sama dimiliki oleh ‘Passenger’ tapi entah kenapa terasa takut dalam mengeksplor karakter cerita tersebut. Setengah movie melangkah kami mulai merasa bahwa ini hanya movie seram generik nan mempunyai latar jalanan dan mobil van.
Horor klise nan sudah bisa kami tebak arah ceritanya dan terlalu mengandalkan jumpscare nan jujur saja beberapa sukses membikin teater kami berteriak namun banyak juga nan terasa flat dan repetitif. Plot nan predictable juga membikin movie ini terasa jadi seram biasa ditengah banyaknya seram nan banyak diakui oleh kritik dan fans.
Kami merasa kurang peduli dengan duo karakter utama nan diperankan oleh Jacob Scipio dan Lou Llobell, akting dan chemistry on screen mereka cukup baik dan membikin kami mulai sedikit peduli dengan karakter mereka menjelang akhir cerita. Namun, tidak ada backstory nan bisa membikin kami bersimpati sepenuhnya pada karakter ini. Tidak ada pembelajaran apapun nan mereka dapat alias tujuan jelas apa nan mereka inginkan selain “hidup bebas di jalanan”. Isu backstory ini juga ada pada entitas nan menghantui mereka, tidak ada argumen jelas kenapa entitas ini ada dan tujuan dia mencelakai orang-orang itu apa? nan lebih krusial DIA ITU APA? KENAPA IBLIS SUPRANATURAL BISA TERTABRAK MOBIL VAN?
Ada dua segmen nan kami sangat suka di movie tersebut, nan pertama dan sudah dibahas adalah opening scene. Satu lagi adalah segmen proyektor alias Roman Holiday. Øvredal dan sinematografer Federico Verardi menunjukan keahliannya dengan membikin segmen nan sangat imajinatif di ruang terbuka namun somehow kita merasa lebih terperangkap dibanding saat berada di van. Sungguh a masterpiece of a scene nan kami minta lebih banyak segmen seperti itu di movie ini.
Bukan berfaedah movie ini sejelek itu alias movie horor terjelek sepanjang masa, tapi mungkin ekspektasi kami nan terlalu tinggi memandang trailer dan tim dibaliknya. Buat Anda fans seram alias penonton movie kasual, sepertinya bakal cukup senang dengan movie ini apalagi jika ditonton berbareng di bioskop.
‘Passenger’ sudah tayang di bioskop-bioskop Indonesia.
Rating: 2 / 5
Penulis: Rafy Khilzy
10 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·