Efek natal nan datang dari istilah santa rally merupakan sebuah pengaruh nan dianggap sebagai sentimen positif dimana nilai kebanyakan aset finansial bergerak naik menuju natal.
Hal ini disebabkan banyaknya dugaan bahwa menuju natal bakal ada banyak bingkisan penghasilan nan diterima oleh tenaga kerja perusahaan sehingga bingkisan tersebut digunakan untuk membeli investasi alias aset nan dapat memberi untung dalam jangka panjang.

Narasi ini umum disebutan di negara-negara barat seperti Amerika nan saat ini tetap mempunyai volume transaksi tertinggi di pasar keuangan, terutama untuk aset kripto.
Oleh lantaran itu banyak dugaan bahwa crypto, seperti Bitcoin, dapat bergerak naik menuju natal. Narasi tersebut terlihat terbukti betul dengan Bitcoin nan telah naik signifikan hingga saat ini.
Namun, dengan natal nan berakhir, apakah Bitcoin tetap bakal bergerak naik? Berikut adalah kajian mengenai pertanyaan tersebut.

Bitcoin Menjelang Tahun Baru
Menjelang tahun baru, setelah natal, umumnya terdapat narasi bahwa aset finansial bakal bergerak turun. Hal ini disebabkan adanya kemungkinan kebanyakan penanammodal jangka pendek mencairkan asetnya untuk keperluan natal dan tahun baru.
Tapi narasi tersebut hanya bertindak untuk penanammodal kalangan menengah ke bawah nan umumnya bergerak sebagai penanammodal ritel.
Narasi ini umumnya tidak memperkuat dalam jangka panjang, lantaran dalam bumi finansial terdapat istilah pengaruh Januari, dimana kebanyakan aset bergerak naik di Bulan Januari lantaran adanya angan bahwa tahun baru memberi angan positif baru.
Narasi ini kemungkinan dapat terjadi di bumi crypto terutama lantaran adanya narasi persetujuan Bitcoin ETF berbasis aset spot nan bakal dilaksanakan pertama kali di Amerika pada 10 Januari 2024.
Bersama berita tersebut banyak narasi bahwa Bitcoin bakal bergerak naik lantaran adanya permintaan dari perusahaan penerbit ETF tersebut untuk membeli Bitcoin. Pembelian Bitcoin dalam jumlah besar ini kemungkinan terjadi lantaran untuk menerbitkan lembaran ETF, para penerbit kudu mempunyai Bitcoin dengan rasio satu banding satu.
Jadi untuk saat ini memandang belum adanya kemungkinan persetujuan dibatalkan, narasi di sekitar pasar crypto tetap mengikuti narasi aset finansial pada umumnya, dimana Januari dapat memberi sentimen positif dan mendorong nilai naik.
Berita Bitcoin: Willy Woo Prediksi Bitcoin Bakal Alami Lonjakan Luar Biasa, Ini Angkanya!
Kondisi Open Interest Pasar Futures Bitcoin
Jika kembali memandang pergerakan ritel, saat ini di pasar futures, terlihat bahwa volume transaksi mulai bergerak turun nan terlihat dari open interest nan mulai bergerak turun. Open interest nan bergerak turun menandakan bahwa ritel mempunyai pandangan bahwa nilai aset nan mendasari perjanjian tersebut bakal turun.
Hal ini memberi pandangan bahwa kemungkinan besar narasi penjualan menuju tahun baru dan setelah natal menjadi betul lantaran open interest nan turun umumnya memberi tanda bahwa pasar spot sedang mengalami tekanan jual.
Grafik Inflow Bitcoin
Tapi, jika memandang pada pasar spot, terlihat bahwa Bitcoin nan masuk ke exchange alias tempat transaksi jual beli terlihat tetap bergerak turun. Hal ini menandakan bahwa jumlah Bitcoin nan masuk ke exchange tetap relatif rendah sehingga jika ada tekanan jual, maka tekanan jual tersebut kemungkinan bakal berkarakter lemah.
Pergerakan tersebut umumnya menjadi pertanda koreksi kecil, dimana potensi koreksi mini ini juga didukung oleh info netflow alias komparasi Bitcoin nan masuk dan nan keluar exchange, dimana tetap lebih banyak nan masuk dibandingkan keluar pada saat ini.
Secara menyeluruh info onchain memperlihatkan bahwa ada kemungkinan Bitcoin bakal mengalami koreksi mini sehingga ada kemungkinan menuju akhir tahun Bitcoin bakal bergerak turun.
Analisis Harga Bitcoin
Jika memandang pada kondisi nilai saat ini, Bitcoin mempunyai potensi koreksi mini memandang adanya pola double top dari diagram hariannya.
Grafik Harian BTCUSD
Potensi pola double top ini terihat dari koreksinya sejak akhir pekan lampau nan terlihat memberi pergerakan untuk Bitcoin mulai turun. Apa jika hari ini candlestick harian bergerak dengan penutupan merah, maka ada kemungkinan pekan ini Bitcoin bakal bergerak turun.
Potensi koreksi bakal membawa Bitcoin ke wilayah $41.317 nan jika terus ditembus dapat membawa Bitcoin kembali ke wilayah $37.000. Tapi potensi ini tetap belum terlihat jelas lantaran tetap menunggu konfirmasi pada sesi perdagangan Amerika kelak malam.
Mengingat hari ini tetap Senin, dan Senin umumnya membawa volatilitas tinggi, ada baiknya penanammodal dan trader tetap menjaga manajemen akibat agar tidak terbawa potensi kerugian di awal pekan.
Muhammad Syofri
Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·