
cara memperbaiki nasi lembek | foto ilustrasi: Gemini AI
- Nasi nan kelembekan sering bikin mood makan langsung turun. Teksturnya jadi terlalu basah, lengket, dan kurang lezat saat disantap. Biasanya ini terjadi lantaran takaran air terlalu banyak alias jenis beras nan memang lebih mudah menyerap air.
Banyak orang langsung menganggap nasi seperti ini sudah kandas dan akhirnya dibuang. Padahal, ada langkah sederhana nan bisa Anda lakukan untuk menyelamatkannya tanpa kudu masak ulang dari awal.
Dikutip BrilioFood dari akun TikTok @annepermata, salah satu trik praktisnya adalah menggunakan roti tawar. Roti tawar bisa menyerap kelebihan air pada nasi, sehingga teksturnya bisa kembali lebih pulen dan tidak terlalu lembek. Cara ini cepat, hemat, dan bisa langsung Anda coba di rumah.
Cara Mengatasi Nasi Kelembekan
1. Siapkan 1–2 lembar roti tawar tanpa pinggiran (opsional).
2. Buka penutup rice cooker alias wadah nasi saat tetap hangat.
3. Letakkan roti tawar di atas permukaan nasi secara merata.

foto: TikTok/@annepermata
4. Tutup kembali rice cooker alias wadah nasi dengan rapat.
5. Diamkan selama 5–10 menit agar roti menyerap uap dan kelebihan air.

foto: TikTok/@annepermata
6. Angkat roti tawar nan sudah lembap.

foto: TikTok/@annepermata
7. Aduk nasi perlahan agar teksturnya kembali lebih pulen dan merata.
FAQ
1. Apakah rasa nasi bakal berubah lantaran roti tawar?
Tidak, roti hanya menyerap air dan uap tanpa mempengaruhi rasa nasi.
2. Bisa pakai jenis roti lain?
Bisa, tapi roti tawar lebih netral dan tidak mengandung rasa tambahan.
3. Apakah langkah ini efektif untuk nasi nan sangat lembek?
Cukup membantu, tapi jika terlalu lembek sekali, mungkin perlu tambahan langkah seperti dihangatkan ulang.
4. Berapa lama waktu nan dibutuhkan?
Sekitar 5–10 menit saja sudah cukup untuk memandang hasilnya.
5. Apakah roti bisa digunakan lagi?
Tidak disarankan, lantaran roti sudah menyerap kelembapan dari nasi.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang nan mempunyai pengalaman dalam penulisan tulisan ilmiah nan telah dipublikasikan, serta aktif menulis tulisan blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta mempunyai kesukaan pada bagian komunikasi digital.
(brl/tin)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·