– Kripto utama Bitcoin (BTC) mengalami lonjakan hingga US$ 40.000 pada Senin (4/12/2023) pagi. Kenaikan ini pun disambut oleh ueforia para investor, sembari menunggu momen Bitcoin Spot ETF nan dikabarkan pada bulan Januari dan halving pada bulan April 2023. Kenaikan nilai Bitcoin kali ini pun persis seperti nan diprediksi oleh para analis.
Melansir dari u.today, gelombang kenaikan terbaru ini menarik perhatian penanammodal dan analis. Salah satu manajer finansial papan atas berjulukan Jeroen Blokland mengatakan, sifat kenaikan ini berbeda dari nan sebelumnya.

“Kenaikan nilai Bitcoin kali ini berbeda dengan sebelumnya, tren naik saat ini tidak semata-mata didorong oleh kegilaan spekulatif,” ungkap Blokland.
Sebaliknya, Blokland menjelaskan bahwa kenaikan nilai Bitcoin ini ini mencerminkan perubahan persepsi terhadap Bitcoin sebagai kelas aset nan sah di kalangan investor. Ini merupakan perubahan signifikan, dari sikap skeptisisme dan sentimen pasar negatif nan melanda mata duit mata uang digital tersebut setelah beragam skandal.
“Penerimaan nan semakin meningkat terhadap Bitcoin sebagai kelas aset adalah perkembangan penting, terutama lantaran Bitcoin terus mengintegrasikan dirinya ke dalam sistem finansial utama,” ujarnya.
Berita Bitcoin: Santiment: Bitcoin ke US$50.000 Akan Terjadi Sangat Dekat
Selain itu, dia mengatakan bahwa perubahan persepsi ini menunjukkan pasar nan semakin matang nan mulai memandang Bitcoin lebih dari sekadar instrumen spekulatif.
Kenaikan nilai Bitcoin baru-baru ini telah mencapai US$ 40.000, saat Bitcoin telah menyentuh resisten US$ 39.725. Menurut Blokland, ini bukanlah pencapaian secara numerik, namun juga merupakan bukti dari kepercayaan nan semakin berkembang di pasar mata duit kripto.

“Kenaikan ini terjadi di tengah kesukaan baru dalam ruang kripto, sebagian didorong oleh antisipasi mengenai potensi persetujuan biaya perdagangan Bitcoin (ETF) langsung,” kata Blokland.
Sementara itu, kegembiraan seputar probabilitas persetujuan ETF Bitcoin langsung oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) telah menambahkan dorongan. Jika disetujui, ETF tersebut dapat memberikan penanammodal langkah nan nyaman untuk mendapatkan paparan terhadap Bitcoin tanpa kompleksitas nan mengenai dengan kepemilikan langsung.
“Hanya antisipasi ETF semacam itu sudah mempunyai akibat positif pada nilai Bitcoin. Ini menunjukkan kesiapan pasar untuk instrumen investasi nan lebih terintegrasi,” pungkas Blokland.
Iqbal Maulana
Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·