Loki Season 2 Finale (Episode 6) Review: Glorious Purpose

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

“Loki” Season 2 telah berakhir. Serial MCU terfavorit fans saat ini menyajikan perpisahan nan mungkin tidak siap untuk kita hadapi. Di tengah-tengah menurunnya antusiasme bakal deretan pahlawan baru di MCU, Loki nan diperankan oleh Tom Hiddleston seumpama “veteran” nan tetap menjadi residu dari MCU Phase 3.

Episode finale ini bakal mengingatkan kembali bakal status tersebut. Kita mengharapkan twist menuju pada sesuatu nan baru, namun mungkin waktunya kita menerima realita dari ‘glorious purpose‘-nya Loki.

Pada bagian sebelumnya, ‘Science/Fiction’, Loki belajar mengendalikan time slipping, berunjung pada penemuan kekuatan untung mengendalikan ruang dan waktu. Kemudian Loki mengetahui bahwa dia mempunyai kuasa untuk menulis ulang cerita. Cerita apa nan hendak ditulis oleh Loki setelah melalui perkembangan karakter terdramatis di MCU selama ini?

Loki Season 2 Finale

Loki Terjebak dalam Time Loop nan Melelahkan

(Spoiler Alert!) Babak pembuka untuk “Loki” Season 2 finale adalah Loki terjebak dalam time loop, berupaya mendapatkan hasil terbaik dalam misi memperbaiki Temporal Loom di TVA. Pengulangan segmen ini menjadi momen trial and error untuk Loki. Berusaha mengeksekusi kronologi nan sama, namun dia berpikir semua bakal sukses hanya dengan mempercepat eksekusi. Hingga realita menamparnya, ini bukan masalah kecepatan; namun sejauh mana Loki berani menulis ulang ceritanya?

Ia kemudian kembali ke End of Time, momen dimana Sylvie membunuh He Who Remains pada Season 1. Namun tak ada banyak perihal bisa dia lakukan ketika satu-satunya langkah mengubah momen tersebut adalah dengan membunuh Sylvie. Loki kembali berjumpa dengan He Who Remains, nan juga mengetahui kekuatan baru Loki kemudian menantang God of Mischief menemukan akhir terbaik untuk masalah waktu dan multiverse nan acak-acakan saat ini.

Ia kemudian kembali ke masa pertama pertemuannya dengan Mobius, serta momennya berbareng Sylvie di akhir Episode 5. Tidak untuk mengubah apapun, namun untuk mengucapkan selamat tinggal sebelum kembali ke momen sebelum Temporal Loom hancur. Mengeksekusi pengorbanan nan lebih perih daripada kematian.

Loki Season 2 Finale

Konklusi dari Glorious Purpose-nya Loki nan Mengharukan

Loki telah memutuskan untuk menjadi dewa seperti apa dengan kekuatannya kini. Ia pun menuju Temporal Core tanpa baju pelindung, beralih bentuk menjadi bentuk ikoniknya, dengan jubah hijau dan tanduk emasnya.

Ketika cabang-cabang multiverse melebur pasca hancurnya Temporal Loom, Loki sekarang menjadi penyalamat mutilverse nan berhujung sendirian demi melindungi teman-teman nan dia sayangi. Duduk di atas tahta selalu menjadi beban nan mau dipenuhi Loki. Dari mau duduk di atas tahta demi kekuasaan dan pengakuan, sekarang Loki duduk di tahtanya untuk pengorbanan.

Ini menjadi konklusi dari karakter Loki dengan ‘glorious purpose’-nya. Siapa nan mengira mengingat gimana tabiat Loki pada trilogi “Thor” , sekarang menjadi pahlawan mutilverse nan tidak diketahui oleh alam semesta, selain teman-temannya saja di TVA. Dari ‘glorious purpose‘ nan terkesan congkak dan ambisius, sekarang telah berubah menjadi tujuan nan mulia dan tanpa pamrih.

Loki tak diragukan adalah supervillain dengan perkembangan terbaik sepanjang MCU saat ini. Kita sudah melihatnya dari kejauhan, banyak dari kita memuja kerabat Thor ini sejak lama dan ini hanya semakin membikin fans tidak menyesal telah mendukung Loki selama ini. Ini level perkembangan karakter nan penuh naik turun namun berkesan seperti nan dialami Zuko di “Avatar: The Last Airbender”. Bedanya, akhir dari kisah Loki lebih manis-getir.

Kisah Loki dan TVA Telah Berakhir

Eric Martin sebagai penulis naskah serial “Loki” menyatakan bahwa tidak ada rencana untuk lanjut ke Season 3. Kisah Loki dan TVA sudah selesai di sini. Meski tetap banyak teori dan pembahasan di media tentang potensi kelanjutan kisah Loki di MCU nan sedang mengalami krisis saat ini.

Namun ini sudah menjadi formula cerita nan konklusif untuk Loki selama 14 tahun terakhir diperankan oleh Tom Hiddleston. Seperti nan telah kita sebut di awal, serial “Loki” ini residu dari MCU Phase 3. Kalau diingat dari awal “Loki” Season pertama, cerita dimulai dengan Loki nan sudah mengetahui bahwa dia telah meninggal di “Endgame”, ‘current timeline‘ nan sekarang sedang bersambung ke Phase 5.

Akhir cerita dari Loki ini terlalu sempurna hanya untuk dimulai kembali ke perjalanan MCU selanjutnya. Ini sudah waktunya kita move on dari masa kejayaan MCU Phase 3, serta menjadi lembaran baru bagi Marvel Studios untuk menggodok serial maupun movie superhero nan tak kalah berbobot dan inovastif lagi.

Loki Season 2 (Episode 1) Review: Ouroboros

Loki Season 2 (Episode 2) Review: Breaking Brad

Loki Season 2 (Episode 3) Review: 1893

Loki Season 2 (Episode 4) Review: Heart of  the TVA

Loki Season 2 (Episode 5) Review: Science/Fiction 

Selengkapnya
Sumber cultura
cultura