foto: shutterstock.com
- Kikil adalah salah satu bahan makanan nan sering ditemui dalam masakan Indonesia, dari soto, bakso, hingga semur kikil nan menggugah selera. Meskipun rasanya lezat dan teksturnya kenyal, kikil sering kali dianggap agak menyulitkan lantaran teksturnya nan berlendir. Tapi, jangan khawatir, lantaran ada cara-cara praktis nan bisa Anda coba agar kikil tidak berlendir saat dimasak. Dengan sedikit trik dan teknik, Anda bisa memasak kikil dengan sempurna, bebas lendir, dan tentu saja lebih nikmat!
Kamu mungkin sering mendengar tips untuk mengolah kikil, tapi kali ini BrilioFood bakal membagikan beberapa tips nan betul-betul terbukti ampuh! Mulai dari pemilihan bahan hingga langkah memasaknya, simak tips-tips ini agar kikil nan Anda masak kelak lebih lezat dan bebas lendir. Yuk, langsung saja simak langkah-langkahnya!
1. Pilih Kikil Berkualitas dan Segar
Salah satu kunci utama agar kikil tidak berlendir adalah dengan memilih kikil nan berbobot dan segar. Kikil nan sudah tidak segar bakal mengeluarkan lendir berlebih saat dimasak, membuatnya terasa tidak sedap. Pilihlah kikil nan tetap berwarna putih kekuningan, dengan tekstur nan kenyal dan tidak terlalu keras. Kikil nan segar bakal lebih mudah diolah dan tidak banyak mengeluarkan lendir.
2. Rebus Kikil dengan Air Mengalir Sebelum Memasak
Sebelum dimasak lebih lanjut, ada baiknya untuk merebus kikil terlebih dulu dengan air mengalir. Proses ini bakal membantu mengurangi lendir nan keluar dari kikil. Caranya mudah banget: rebus kikil dalam air mendidih selama sekitar 5-10 menit. Jangan lupa untuk membuang air rebusan pertama lantaran di sinilah banyak lendir dan kotoran nan menempel pada kikil.
Setelah itu, tiriskan kikil dan bilas dengan air dingin. Kikil nan sudah direbus dan dicuci dengan air mengalir bakal lebih mudah diolah tanpa menghasilkan lendir saat dimasak.
3. Gunakan Bahan Asam Seperti Jeruk Nipis alias Cuka
Kamu pasti sering mendengar tentang faedah bahan masam seperti jeruk nipis alias cuka dalam mengolah daging. Nah, trik ini juga bisa diterapkan pada kikil. Cukup tambahkan beberapa tetes air jeruk nipis alias sedikit cuka pada air rebusan kikil. Bahan masam ini tidak hanya membantu mengurangi lendir, tetapi juga bisa memberi rasa segar pada kikil.
Selain itu, bahan masam ini juga bisa membantu mengempukkan kikil, menjadikannya lebih kenyal dan lebih mudah dimasak. Jika Anda mau mendapatkan hasil nan optimal, Anda bisa merendam kikil dalam air jeruk nipis alias cuka selama beberapa menit sebelum dimasak.
4. Masak Kikil dengan Api Kecil dan Perlahan
Salah satu langkah nan efektif untuk menghindari kikil berlendir adalah dengan memasaknya dengan api kecil. Jangan terburu-buru dalam proses memasak. Masak kikil secara perlahan agar kolagen dalam kikil bisa keluar secara maksimal tanpa mengeluarkan lendir berlebih. Ini bakal membikin kikil lebih empuk, kenyal, dan pastinya lebih lezat.
Perlahan-lahan memasak kikil juga bakal membantu ramuan meresap lebih baik, sehingga rasa masakan bakal semakin nikmat. Jadi, sabarlah sedikit saat memasak kikil agar hasilnya sempurna!
5. Gunakan Bumbu nan Tepat untuk Menghilangkan Bau dan Lendir
Selain teknik memasak nan benar, ramuan juga memegang peranan krusial dalam menghilangkan lendir dan aroma tak sedap pada kikil. Beberapa bahan seperti daun salam, daun jeruk, serai, dan jahe dapat membantu memberikan aroma segar dan menghilangkan aroma amis pada kikil.
Selain itu, tambahkan sedikit ramuan dapur seperti bawang putih dan bawang merah nan telah digeprek alias diiris kasar agar aroma lebih terasa. Bumbu nan meresap dengan sempurna juga bakal membantu mengurangi lendir nan biasanya keluar selama proses memasak.
Resep Kikil Semur nan Empuk dan Lezat
Setelah mengetahui tips-tips di atas, kali ini kami bakal memberikan resep semur kikil nan bisa Anda coba di rumah. Simak bahan-bahan dan langkah membuatnya berikut ini!
Bahan:
- 500 gram kikil sapi, potong-potong
- 2 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk
- 5 siung bawang merah, iris tipis
- 3 siung bawang putih, geprek
- 1 ruas jahe, geprek
- 1 sendok teh cuka
- 1 sendok makan kecap manis
- 1 sendok teh gula merah serut
- Garam secukupnya
- 500 ml air kaldu sapi alias air biasa
Cara membuat:
1. Rebus kikil dalam air mendidih selama 5-10 menit. Tiriskan dan bilas dengan air dingin.
2. Tumis bawang merah, bawang putih, dan jahe nan telah digeprek hingga harum. Tambahkan serai, daun salam, dan daun jeruk. Aduk rata.
3. Masukkan kikil nan sudah direbus ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata.
4. Tambahkan kecap manis, gula merah, garam, dan air kaldu sapi. Masak dengan api mini hingga kikil lembek dan ramuan meresap sempurna.
5. Jika mau rasa lebih kuat, Anda bisa menambahkan sedikit cuka untuk memberikan rasa segar. Masak hingga kuah sedikit mengental dan kikil terasa empuk.
6. Angkat dan sajikan semur kikil selagi hangat dengan nasi putih.
FAQ Seputar Membersihkan Kikil
1. Apakah kikil kudu dicuci dengan air panas alias air dingin sebelum dimasak?
Jawaban:
Mencuci kikil dengan air panas sangat disarankan, terutama setelah direbus pertama kali. Air panas membantu meluruhkan sisa lendir, lemak, dan aroma amis nan tetap menempel. Setelah direbus, kikil bisa direndam dalam air es sejenak untuk menjaga teksturnya tetap kenyal. Hindari hanya mencuci dengan air dingin dari awal lantaran tidak cukup efektif menghilangkan lendir dan aroma tak sedap.
2. Berapa lama waktu ideal merebus kikil agar lembek tapi tidak overcooked?
Jawaban:
Waktu ideal merebus kikil adalah sekitar 45 menit hingga 1 jam tergantung ketebalan dan jenis kikil (kikil kaki depan lebih sigap lembek daripada kaki belakang). Gunakan api sedang dan rebus dalam air nan sudah diberi daun salam dan jahe untuk membantu mengurangi aroma tak sedap. Setelah empuk, tiriskan dan cuci lagi untuk memastikan kikil betul-betul bersih sebelum diolah ke tahap selanjutnya.
3. Apakah kikil bisa diolah tanpa direbus terlebih dahulu?
Jawaban:
Sebaiknya tidak. Kikil nan belum direbus condong mengandung banyak lendir dan aroma tidak sedap. Proses perebusan pertama adalah kunci untuk menghilangkan lendir, kotoran, dan aroma unik kikil. Bahkan dalam resep berbahan dasar kuah sekalipun seperti soto kikil alias gulai, kikil tetap perlu direbus terlebih dulu secara terpisah sebelum dimasukkan ke masakan utama.
4. Apa bahan dapur alami nan paling efektif untuk menghilangkan lendir kikil?
Jawaban:
Bahan-bahan alami seperti jeruk nipis, cuka, jahe, daun salam, dan garam kasar sangat efektif untuk menghilangkan lendir pada kikil. Jeruk nipis dan cuka bekerja mengangkat lendir dan bau, sementara garam kasar berkedudukan sebagai scrub alami saat mencuci kikil. Jahe dan daun salam digunakan saat merebus untuk menetralisir aroma dan mempercepat peluruhan lendir dari jaringan kikil.
5. Apakah kikil bisa disimpan setelah direbus? Bagaimana langkah menyimpannya agar tetap higienis?
Jawaban:
Bisa. Setelah direbus dan ditiriskan, kikil sebaiknya langsung disimpan dalam wadah rapat udara di dalam lemari es (maksimal 2 hari) alias di freezer (hingga 1 bulan). Agar lebih higienis, pangkas kikil sesuai porsi masak, lampau balut dalam plastik ziplock alias kotak makanan sebelum disimpan. Ketika bakal digunakan, cukup rendam di air suhu ruang alias kukus sejenak untuk mencairkan dan menghangatkannya.
(brl/tin)
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·