Kenalan Dengan Yang Namanya Gas Spontan Motor

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Saat sedang riding dan mau mendapatkan kecepatan tinggi, kita kudu memutar grip gas sampai pol. Hal ini kerap terjadi pada motor standar pabrikan. Bisa beda cerita saat perihal ini dialami oleh motor balap nan sudah dilengkapi gas spontan. Sekali pelintir motor langsung melesat seketika. Di beberapa motor ber-genre sport, gas spontan juga sudah menjadi peranti standar. Kok bisa begitu ya?

Selain performa motor nan di atas rata-rata, gas spontan bisa menjadi salah satu kuncinya. Nah, kita kenalan dulu dengan nan namanya gas spontan yuk.

Pada motor standar, diameter grip gas nan dimiliki umumnya kecil. Alhasil jika rider mau melesat kencang kudu memutar penuh grip gas. Sedangkan gas spontan mempunyai ukuran diameter nan lebih besar sehingga rider tidak perlu susah payah memutar gas untuk segera melesat. Rider cukup memutar sedikit, tapi katup throttle sudah terbuka lebar.

Sebagai gambaran, misalnya pada motor standar grip gas kudu diputar sebanyak 60 derajat agar motor bisa melesat dengan cepat, jika menggunakan gas spontan rider hanya butuh memutar 40-50 derajat saja.

Namun tidak sedikit rider nan salah kaprah soal kegunaan dari gas spontan ini. Masih banyak nan beranggapan bahwa gas spontan adalah komponen pendongkrak performa motor. Padahal tidak ada hubungannya dengan performa motor, hanya mempersingkat putaran gas saja.

Baca juga : Memahami Fungsi Gas Spontan Motor

Bagi nan belum mengerti kegunaan dari gas spontan itu sendiri, lebih baik untuk tidak menggunakannya. Salah-salah motor jadi lebih royal konsumsi BBM lantaran katup throttle lekas membuka lebar saat putar gas. Belum lagi rider kudu penyesuaian terhadap style berkendara dengan gas spontan nan otomatis jadi responsif.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube