BANDUNG BARAT, BANGBARA.COM – Sebuah rumah permanen milik Amas, penduduk Kampung Cikeyeup RT 001 RW 005, Desa Singajaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), gosong dilalap si jago merah pada Selasa (14/7/2026).
Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material nan diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Dra. Siti Aminah Anshoriah, M.Pd, melalui laporan tertulis nan diterima Bangbara.com menjelaskan, rumah permanen seluas 140 meter persegi itu mengalami kebakaran pada area sekitar 120 meter persegi.
Laporan menyebut info kebakaran diterima petugas pada pukul 13.53 WIB. Dua menit kemudian, Regu 1 Pos Damkar Cililin langsung diberangkatkan menuju letak menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran.
Baca Juga: Kisruh Lahan TK Negeri Ngamprah Mulai Temui Titik Terang, DPRD KBB Pastikan Kesepakatan Segera Ditindaklanjuti
Petugas tiba di letak pukul 14.05 WIB dengan response time 10 menit menempuh jarak sekitar 2,4 kilometer dari pos. Proses pemadaman dimulai pukul 14.15 WIB dan sukses diselesaikan sekitar pukul 15.00 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung menyiapkan peralatan pemadam, melakukan proses pemadaman api, dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala, serta melakukan pendataan terhadap akibat kebakaran.
Dalam penanganan peristiwa tersebut, petugas Damkar juga mendapat support dari aparatur desa serta penduduk sekitar nan turut membantu proses penanggulangan kebakaran.
Sementara itu, salah seorang penduduk Desa Singajaya, Deni, mengatakan kepada Bangbara, bahwa kobaran api muncul secara tiba-tiba sekitar pukul 14.00 WIB itu.
"Kalau hasil info sementara, kejadiannya sekitar jam dua siang lebih. Tiba-tiba api langsung membesar di rumah penduduk RT 1 RW 5 Desa Singajaya. Awalnya belum diketahui pasti apakah berasal dari korsleting listrik alias kompor," ujarnya.
Baca Juga: Jadi Polemik! Lahan Makam Dijadikan Parkir? Ketua RW 30 Padalarang Ngamuk, Minta Disperkim KBB Tunda Pembangunan
Meski penyebab pasti tetap dalam proses pendalaman, laporan akhir dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB menyebut dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting instalasi listrik.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mengurangi akibat terjadinya kebakaran, terutama pada gedung nan telah lama digunakan.***
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·