Kain pel bau amis? Cuma modal garam, pasta gigi, & sabun, auto bersih dan wangi lagi

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Kain pel aroma amis? Cuma modal garam, pasta gigi, & sabun, auto bersih dan wangi lagi

kain pel aroma amis | foto ilustrasi: Gemini AI

- Kain pel nan sering dipakai biasanya jadi sarang kotoran, sisa air, dan bakteri. Apalagi jika digunakan untuk membersihkan area dapur alias bilik mandi, kotoran nan menempel bisa semakin banyak dan susah hilang. Akibatnya, aroma amis nan tidak sedap pun muncul dan bikin seluruh rumah ikut terasa kurang nyaman.

Selain bau, kain pel nan kotor juga bisa menyebarkan kuman ke permukaan lantai. Jika dibiarkan terlalu lama tanpa dibersihkan dengan benar, kain pel bisa menjadi kusam, terasa lengket, dan tidak lagi efektif menyerap air maupun kotoran. Kondisi ini tentu membikin aktivitas bersih-bersih jadi kurang maksimal.

Untungnya, Anda tidak perlu bahan mahal untuk mengatasinya. Dikutip BrilioFood dari akun IG @riniamanah15, cukup gunakan garam, pasta gigi, dan sabun cuci piring nan dicampur dengan air panas. Kombinasi ini bisa mengangkat kotoran membandel, membunuh kuman penyebab bau, sekaligus membikin kain pel kembali bersih, segar, dan lebih tahan lama.

Bahan nan Dibutuhkan

- 2 sendok makan garam
- 1–2 sendok makan pasta gigi
- 2 sendok makan sabun cuci piring
- Air panas secukupnya

Cara Membersihkan Kain Pel

1. Siapkan ember alias wadah besar.

2. Masukkan kain pel ke dalam ember.

3. Tambahkan garam, pasta gigi, dan sabun cuci piring.

4. Tuangkan air panas hingga kain pel terendam seluruhnya.

Kain pel aroma amis? Cuma modal garam, pasta gigi, & sabun, auto bersih dan wangi lagi

foto: Instagram/@riniamanah15

5. Aduk alias tekan-tekan kain pel agar campuran meresap.

6. Diamkan selama 15–30 menit agar kotoran dan aroma terangkat.

Kain pel aroma amis? Cuma modal garam, pasta gigi, & sabun, auto bersih dan wangi lagi

foto: Instagram/@riniamanah15

7. Setelah itu, kucek alias gesek perlahan bagian nan kotor.

8. Bilas dengan air bersih hingga tidak ada sisa busa.

9. Peras dan jemur di bawah sinar mentari sampai betul-betul kering.

Tips Agar Kain Pel Tidak Bau Lagi

- Jangan biarkan kain pel dalam keadaan basah terlalu lama.
- Setelah dipakai, langsung bilas dan peras hingga kering.
- Jemur di tempat nan terkena sinar mentari langsung.
- Sesekali rendam dengan air panas untuk membunuh bakteri.
- Pisahkan kain pel dari cucian lain agar tidak tercampur kotoran.

FAQ

1. Kenapa kudu pakai pasta gigi?

Pasta gigi mengandung bahan pembersih ringan (mild abrasive) nan membantu mengangkat noda membandel nan menempel di serat kain pel. Selain itu, kandungan mint alias bahan penyegar di dalamnya juga membantu menetralisir aroma amis sehingga kain pel terasa lebih segar setelah dicuci. Jadi bukan hanya bersih, tapi juga lebih wangi.

2. Apakah bisa tanpa air panas?

Bisa saja menggunakan air biasa, namun hasilnya biasanya kurang maksimal. Air panas membantu melonggarkan kotoran nan menempel dan lebih efektif membunuh kuman penyebab bau. Dengan air panas, proses pembersihan jadi lebih sigap dan kain pel bisa kembali segar tanpa kudu digosok terlalu keras.

3. Berapa sering kain pel perlu dibersihkan?

Idealnya kain pel dibersihkan setiap 2–3 hari sekali jika sering digunakan. Jika dipakai setiap hari, sebaiknya dibilas setelah pemakaian dan dilakukan pencucian menyeluruh minimal seminggu 2–3 kali. Semakin sering digunakan di area kotor seperti dapur alias bilik mandi, semakin sering juga perlu dibersihkan agar tidak menumpuk bakteri.

4. Apakah langkah ini kondusif untuk semua jenis kain pel?

Secara umum kondusif digunakan untuk beragam jenis kain pel, baik berbahan katun maupun microfiber. Namun, untuk bahan nan lebih halus, sebaiknya hindari menggosok terlalu keras agar serat tidak sigap rusak. Cukup direndam dan ditekan perlahan agar tetap awet dan tidak mudah rontok.

5. Kenapa kain pel tetap aroma setelah dicuci?

Biasanya ini terjadi lantaran kain pel belum kering sempurna alias tetap ada kuman nan tertinggal di dalam serat kain. Lingkungan nan lembap juga bisa membikin aroma sigap kembali. Pastikan kain pel dijemur di bawah sinar mentari langsung hingga betul-betul kering, dan jangan disimpan dalam keadaan lembap agar aroma tidak muncul lagi.

Penulis: Anggita Cahya Rosdiana

Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang nan mempunyai pengalaman dalam penulisan tulisan ilmiah nan telah dipublikasikan, serta aktif menulis tulisan blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta mempunyai kesukaan pada bagian komunikasi digital.

(brl/tin)

Selengkapnya
Sumber Info Kuliner briliofood
Info Kuliner briliofood