– Dalam sebuah kejadian mengejutkan, saat akun X Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) mengumumkan pada hari Selasa (10/1/2024) bahwa Bitcoin Exchange-Traded Funds (ETF) telah mendapatkan approval untuk dicatat di semua bursa pengaruh nasional di Amerika Serikat. Kabar ini pun membikin nilai Bitcoin (BTC) terbang nyaris mencapai US$ 48.000, berasas info dari CoinMarketCap.
Nahasnya, Ketua SEC Gary Gensler kemudian mengunggah sebuah postingan, nan menjelaskan bahwa pengumuman tersebut palsu, dan akun Twitter SEC telah diretas. Sontak, perihal ini pun membikin nilai Bitcoin kembali jatuh ke US$ 46.000.

“Akun Twitter SEC telah diretas, dan cuitan nan tidak sah telah diposting. SEC tidak menyetujui pencatatan dan perdagangan produk eksposur Bitcoin saat ini,” ungkap Gensler.
The @SECGov twitter account was compromised, and an unauthorized tweet was posted. The SEC has not approved the listing and trading of spot bitcoin exchange-traded products.
— Gary Gensler (@GaryGensler) January 9, 2024Namun, beberapa jam setelah postingan tiruan tersebut, BTC tampak kembali bergerak dengan stabil di kisaran US$ 45.400 dan US$ 46.000. Seorang analis penanammodal terkenal, Michael van de Poppe menyatakan bahwa teorinya soal pergerakan BTC selanjutnya tetap sama, kendati adanya peretasan tersebut.
“Teorinya tetap, sisi atas relatif miring. Mungkin kita bakal mencapai US$ 51.000. Setidaknya, kita nyaris menyentuh US$ 48.000,” ujarnya.

Well, we've comberan fake news on the #Bitcoin ETF approval for the third time.
This time an hack on the SEC account.
Theory remains, upside relatively skewed, might reach $51K and then the rotation towards $ETH happens.
Atleast $48K touched and Ethereum is taking of. pic.twitter.com/YTpdWXxvyo
Berita Bitcoin: Hack Twitter SEC Ciptakan Roller Coaster di Bitcoin, Gimana dong Nasib ETF?
Melansir dari cryptopotato.com, kejadian ini mirip dengan situasi serupa pada Oktober ketika buletin tiruan dari situs web media mata uang digital besar salah menyatakan bahwa ETF Bitcoin telah disetujui. Bulan berikutnya, nilai XRP turun setelah pengungkapan tiruan tentang pengajuan BlackRock XRP ETF nan diunggah di situs web negara bagian Delaware.
“Saya kira seseorang telah menyiapkan cuitan nan direncanakan dan mempostingnya pada tanggal nan salah,” kata Eric Balchunas, analis ETF dari Bloomberg
Insiden ini menimbulkan keprihatinan tentang keamanan akun media sosial resmi dan akibat info tiruan pada pasar mata uang digital nan berfluktuasi. Berdasarkan info nan beredar, SEC saat ini sedang menyelidiki serangan keamanan ini dan menegaskan bahwa tidak ada persetujuan untuk ETF Bitcoin nan diberikan pada saat ini.
Muhammad Syofri
Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·