Ghost ‘Skeletá’ Ritual Baru dalam Balutan Glam Metal dan Refleksi Kematian

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Dirilis pada 25 April 2025, ‘Skeletá’ menandai babak baru dalam perjalanan musikal Ghost. Diproduksi oleh Gene Walker dan diklaim sebagai karya paling introspektif mereka hingga saat ini, album ini menggabungkan komponen glam rock, heavy metal, dan synth-pop dengan lirik nan merenungkan kematian dan spiritualitas.

Dengan lama total 46 menit 43 detik, Skeletá terdiri dari sepuluh lagu nan memadukan hook melodius dengan atmosfer gelap. Lagu pembuka “Peacefield” menghadirkan nuansa 80-an nan kental, sementara “Satanized” menampilkan riff nan menggugah dan chorus nan mudah diingat.

“Cenotaph” memadukan riff ala Metallica dengan melodi vokal nan mengingatkan pada musikal Broadway, menciptakan perpaduan nan unik antara kekuatan dan kelembutan.

Secara tematik, Skeletá mengeksplorasi kematian dan spiritualitas dengan pendekatan nan lebih personal. Lagu “Excelsis” menawarkan meditasi nan tenang tentang kematian, sementara “Marks of the Evil One” menghadirkan narasi tentang Lucifer dengan semangat nan lebih ringan.

Meskipun demikian, beberapa kritikus merasa bahwa album ini kurang mempunyai misteri nan biasanya menjadi karakter unik Ghost, dengan cerita-cerita tentang krisis spiritual nan terasa kurang mendalam dibandingkan karya-karya sebelumnya.

Dalam tur “Skeletour”, Ghost memperkenalkan estetika baru dengan kostum bertema kerangka berhiaskan permata dan visual panggung nan menyerupai gereja digital. Konser di London’s O2 Arena menampilkan empat lagu dari Skeletá, termasuk “Peacefield” dan “Umbra”, nan memperkuat suasana teatrikal dan religius dari pagelaran mereka.

‘Skeletá’ adalah langkah berani dari Ghost dalam mengeksplorasi tema-tema eksistensial dengan pendekatan musikal nan lebih ringan dan melodis. Meskipun tidak semua lagu mencapai kedalaman emosional nan sama, album ini tetap menawarkan pengalaman mendengarkan nan memikat dan berbeda dari karya-karya sebelumnya.

Dengan Skeletá, Ghost sukses menyajikan perpaduan antara glam metal dan refleksi spiritual nan menggugah, menjadikannya salah satu rilisan menarik di tahun 2025.

Selengkapnya
Sumber cultura
cultura