Cara Sosiopat quiz

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Sosiopat merupakan istilah nonklinis untuk menggambarkan orang nan menderita ASPD (gangguan kepribadian antisosial). ASPD adalah kondisi kesehatan mental nan bisa membikin penderitanya melakukan manipulasi, menipu, dan mengeksploitasi. Orang nan menderita gangguan ini alias mempunyai kecenderungan sosiopat rentan melanggar hukum, melakukan curang, dan berbohong. Mereka mudah mengabaikan akibat dan tidak menghormati otoritas lantaran tidak punya emosi bersalah alias penyesalan.

Gejala Gangguan Kepribadian Antisosial:

  • Mengabaikan perihal nan betul dan salah.
  • Berperilaku impulsif dan sembrono.
  • Menggunakan sanjungan dan kepintaran untuk melakukan manipulasi demi untung diri sendiri.
  • Berbohong untuk mendapatkan untung dari orang lain.
  • Sikap bermusuhan, kekerasan, dan agresi.
  • Kurang respek, empati, dan penyesalan.
  • Tidak bertanggung jawab dan tidak bisa memenuhi tanggung jawab.
  • Merasa superior.

Penyebab:
Penyebab ASPD secara spesifik belum diketahui. Namun, para psikolog meyakini bahwa kecenderungan sosiopat adalah hasil alias campuran dari aspek genetik, trauma di masa kecil, alias kehidupan nan penuh dengan trauma. Sebagai contoh, anak nan terlantar alias teraniaya bisa menderita ASPD sebagai sistem untuk melindungi diri sendiri.

Pengobatan:
ASPD dulu dianggap tidak bisa disembuhkan, tetapi pengobatan klinis modern memungkinkan orang mengobati kecenderungan sosiopat. Psikoterapi seperti CBT (cognitive behavioral therapy) alias terapi perilaku kognitif terbukti bisa mengelola dan menangani ASPD alias perilaku antisosial. Beberapa obat-obatan, misalnya antipsikotik, antidepresan, dan penstabil mood juga bisa mengobati indikasi ASPD dan agresi.

Selengkapnya
Sumber wikihow
wikihow