Cara Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

PDF download Unduh PDF

PDF download Unduh PDF

Menggunakan diffuser (alat untuk mengubah minyak menjadi uap) untuk menyebarkan minyak esensial adalah langkah nan baik untuk mengharumkan ruangan rumah Anda. Selain itu, faedah positif dari aromaterapi juga bisa Anda dapatkan. Walaupun terdapat beberapa jenis diffuser minyak nan dapat digunakan, langkah penggunaannya umumnya tidak terlalu rumit. Untuk memastikan diffuser bekerja dengan baik, jangan mengisi diffuser hingga terlalu penuh, pastikan takaran minyak nan digunakan sudah sesuai, dan awasi langkah kerja diffuser.

  1. Step 1 Tempatkan diffuser di tengah ruangan.

    1

    Diffuser minyak bakal mengeluarkan uap air nan menyebarkan minyak ke seluruh penjuru ruangan. Tempatkan diffuser di tengah ruangan agar minyak nan dikeluarkan tersebar secara merata. Taruh diffuser pada permukaan nan rata agar tidak tumpah alias jatuh ketika digunakan.[1]

    • Tempatkan handuk di bawah diffuser untuk menyerap air nan menetes ketika diffuser dinyalakan. Apabila handuk tidak basah setelah menggunakan diffuser, Anda mungkin tidak membutuhkannya.
    • Tempatkan diffuser di dekat stopkontak andaikan kudu selalu tersambung.
  2. Watermark wikiHow to Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

    2

    Walaupun beberapa jenis diffuser mungkin sedikit berbeda, umumnya bagian atasnya bisa diangkat untuk mengakses bagian reservoir diffuser. Coba putar, buka, alias angkat penutup diffuser untuk membuka dan mengakses tangki airnya.[2]

    • Apabila kebingungan ketika membuka penutup diffuser, coba periksa dan baca kitab pedoman pemakaian diffuser nan Anda miliki.
    • Beberapa diffuser mungkin mempunyai dua lapis penutup nan kudu dibuka andaikan mau mengakses reservoirnya. Lapisan pertama mungkin hanyalah hiasan. Lapisan kedua umumnya digunakan untuk menjaga kelempaban diffuser. Apabila ketika membuka penutup diffuser terdapat penutup kedua, buka penutup ini.
  3. Watermark wikiHow to Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

    3

    Isilah gelas alias cangkir dengan air suhu kamar, alias lebih rendah daripada suhu tubuh Anda. Tuangkan air ke dalam tangki air alias reservoir diffuser secara berhati-hati. Periksa garis alias penanda pada bagian dalam tangki air nan mengindikasikan takaran air nan dibutuhkan diffuser.[3]

    • Alih-alih menggunakan garis alias penanda, beberapa diffuser mungkin menyediakan gelas pengukur dengan takaran nan sesuai dengan nan dibutuhkan tangki air diffuser. Isilah gelas pengukur ini dengan air lampau tuangkan ke dalam tangki.
    • Suhu bilik adalah sekitar 21°C. Masukkan jari ke dalam air untuk mengetes suhunya. Pastikan air sedikit dingin, tetapi tidak terlalu dingin.
  4. Watermark wikiHow to Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

    4

    Buka penutup minyak esensial nan bakal digunakan lampau miringkan tepat di atas reservoir air diffuser. Anda mungkin perlu sedikit menggoyangkan botol minyak esensial agar minyaknya bisa menetes ke dalam air diffuser. Tambahkan 6-7 tetes minyak esensial lampau tutup kembali botolnya.[4]

    • Anda dapat mencampurkan lebih dari satu minyak esensial. Akan tetapi, pastikan Anda hanya menambahkan 10 tetes minyak esensial ke dalam diffuser. Tambahkan beberapa tetes minyak esensial nan berbeda-beda dalam jumlah nan sedikit. Ini dilakukan agar aroma nan dihasilkan tidak terlalu menyengat ketika diffuser dinyalakan.
    • Catat seberapa banyak minyak nan digunakan setiap kali mengoperasikan diffuser agar Anda dapat mengetahui takaran minyak nan pas. Untuk ruangan nan tidak terlalu luas, Anda mungkin hanya memerlukan 3-4 tetes. Mulailah dengan takaran minyak nan tidak terlalu banyak. Setelahnya, tambah takarannya secara berjenjang hingga Anda puas.
  5. Watermark wikiHow to Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

    5

    Pasang kembali penutup diffuser hingga menutupi reservoir air. Pastikan penutup diffuser terpasang dengan benar. Sambungkan diffuser ke stopkontak. Setelahnya, tekan tombol pada bagian depan diffuser untuk menyalakannya.[5]

    • Beberapa diffuser mungkin mempunyai pengaturan alias pencahayaan nan bisa disesuaikan untuk mengatur langkah pengoperasiannya. Periksa kitab pedoman penggunaan diffuser Anda untuk mengetahui langkah pengoperasiannya. Anda juga bisa membaca kitab pedoman untuk mengetahui pengaturan lanjutan diffuser.

    Iklan

  1. Step 1 Tempatkan diffuser di ruangan nan sering dilalui banyak orang.

    1

    Ketika lilin dinyalakan dan air mulai menguap, diffuser bakal menyebarkan aroma minyak nan Anda pilih. Tempatkan diffuser di ruangan nan sering dilewati banyak orang alias terkena embusan angin agar aromanya dapat tersebar secara luas. Tempatkan diffuser pada permukaan nan rata, di tengah ruangan nan ramai agar hasilnya memuaskan.[6]

    • Orang nan bergerak di sekitar diffuser dapat membantu menyebarkan aromanya, tetapi diffuser mungkin dapat tersandung. Maka dari itu, pastikan diffuser ditaruh di tempat nan aman.
  2. Watermark wikiHow to Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

    2

    Isi cangkir alias gelas pengukur mini dengan air lampau tuangkan ke dalam reservoir air pada bagian atas diffuser. Beberapa diffuser mungkin mempunyai garis alias penanda nan menunjukkan seberapa banyak air nan kudu dituangkan ke dalam reservoir. Apabila tidak ada, isi separuh reservoir agar airnya tidak tumpah.[7]

    • Selalu baca kitab pedoman diffuser nan Anda gunakan.
    • Masukkan air sebelum menambahkan minyak esensial.
  3. Watermark wikiHow to Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

    3

    Buka penutup botol minyak esensial nan dipilih lampau miringkan di atas reservoir air diffuser. Minyak bakal mulai menetes. Tambahkan 2-3 tetes minyak esensial ke dalam air lampau tutup kembali botolnya.[8]

    • Campurkan minyak esensial nan berbeda untuk menghasilkan aroma nan lebih kompleks. Akan tetapi, jangan menambahkan lebih dari 4 tetes minyak esensial ke dalam diffuser lilin.
    • Seberapa banyak minyak nan dibutuhkan berjuntai pada luas ruangan rumah Anda. Mulailah dengan takaran minyak nan tidak terlalu banyak. Setelahnya, tambah takarannya hingga sesuai dengan nan diinginkan.
    • Catat takaran minyak nan digunakan setiap kali menggunakan diffuser. Ini dilakukan agar Anda dapat mengetahui takaran minyak nan diperlukan. Untuk ruangan nan tidak terlalu luas, Anda mungkin hanya memerlukan 3-4 tetes. Mulailah dengan takaran minyak nan sedikit. Setelahnya, tambah takarannya secara berjenjang hingga Anda puas dengan aromanya.
  4. Watermark wikiHow to Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

    4

    Tempatkan lilin mini pada ruang nan berada di bawah reservoir air diffuser. Gunakan korek api alias pemantik api untuk menyalakan lilin. Biarkan lilin menyala selama 3-4 jam agar aroma minyak menyebar.[9]

    • Awasi lilin dan diffuser setelah dinyalakan untuk memastikan lilin tidak mati.
    • Setelah air diffuser menguap alias minyaknya sudah habis, padamkan lilin.

    Iklan

  1. Step 1 Tempatkan diffuser di titik sentral pada ruangan alias rumah.

    1

    Diffuser rotan cukup pasif dalam menyebarkan minyak ke seluruh penjuru rumah. Maka dari itu, diffuser ini memerlukan pergerakan untuk menyebarkan aromanya. Tempatkan diffuser di ruangan nan sentral dan sering dilalui banyak orang agar hasilnya memuaskan.[10]

    • Coba tempatkan diffuser di dekat pintu masuk rumah Anda. Ini dilakukan agar aroma minyak tersebar setiap kali Anda masuk ke dalam rumah.
  2. Step 2 Tuangkan minyak esensial ke dalam reservoir.

    2

    Kebanyakan diffuser rotan menyediakan sebotol minyak nan kekuatan aromanya sudah disesuaikan dengan diffuser tersebut. Tuangkan minyak ke dalam diffuser secara berhati-hati agar tidak tidak tumpah.[11]

    • Berbeda dengan jenis diffuser lain, Anda tidak bisa mengganti aroma diffuser rotan dengan mudah. Maka dari itu, pilih minyak nan Anda suka untuk jangka waktu lama.
    • Takaran minyak nan dituangkan ke dalam diffuser cukup bervariasi. Beberapa orang menuangkan seluruh isi botol minyak ke dalam diffuser. Beberapa orang hanya menuangkan sedikit dan menggantinya secara rutin agar minyak nan digunakan tetap segar.
  3. Watermark wikiHow to Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

    3

    Masukkan rotan ke dalam mulut diffuser secara berhati-hati. Tempatkan rotan secara menyebar agar setiap rotan menghadap ke arah nan berbeda. Ini dilakukan agar aroma minyak menyebar secara merata. Minyak bakal mulai meresap ke dalam rotan dan menyebarkan aromanya ke seluruh penjuru ruangan.[12]

    • Makin banyak rotan nan digunakan, makin kuat aromanya. Untuk ruangan nan tidak terlalu luas, Anda cukup menggunakan 2-3 batang rotan.
    • Menambahkan rotan ke dalam diffuser nan terlalu penuh mungkin bakal membikin minyaknya tumpah. Berhati-hatilah ketika menambahkan rotan. Lakukanlah di atas wastafel agar minyak nan tumpah tidak berantakan.
  4. Watermark wikiHow to Menggunakan Diffuser Minyak Esensial

    4

    Setiap beberapa minggu sekali, aroma minyak mungkin mulai menghilang. Keluarkan rotan dari diffuser lampau balikkan agar ujung rotan nan basah menghadap ke atas. Dengan melakukan ini, aroma minyak bakal kembali segar selama beberapa minggu ke depan. Ulangi proses ini andaikan aroma minyak kembali menghilang.[13]

    • Balikkan rotan di atas tisu alias wastafel untuk menangkap minyak nan menetes.

    Iklan

  1. Step 1 Pilih minyak lemon untuk aroma lemon nan segar.

    1

    Minyak lemon merupakan minyak nan sering digunakan di beragam produk, termasuk sebagai minyak esensial untuk diffuser. Tambahkan beberapa tetes minyak lemon agar aroma lemon nan segar memenuhi rumah Anda. Beberapa studi mengemukakan bahwa minyak lemon dapat memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres![14]

    • Gunakan kombinasi minyak lemon, pepermin, dan rosemary untuk menghasilkan aroma nan dapat memberi Anda energi.[15]
  2. Step 2 Pilih minyak kayu manis untuk aroma roti gulung kayu manis nan nikmat.

    2

    Minyak kayu manis mempunyai aroma nan lebih manis dan hangat daripada lemon. Maka dari itu, aroma kayu manis sangat cocok untuk cuaca dingin. Tambahkan beberapa tetes minyak kayu manis agar aroma roti gulung kayu manis memenuhi rumah Anda sepanjang hari.[16]

    • Coba campurkan minyak jeruk, jahe, dan kayu manis untuk aroma musim gugur nan cocok ketika berkumpul berbareng keluarga.[17]
  3. Step 3 Pilih minyak lavendel untuk aroma kembang nan menenangkan.

    3

    Minyak lavendel mungkin merupakan minyak esensial nan paling terkenal dan umum digunakan. Tambahkan beberapa tetes minyak lavendel agar aroma kembang nan segar memenuhi rumah Anda. Selain itu, aroma minyak lavendel juga dapat membantu Anda untuk tidur ketika malam hari.[18]

    • Tambahkan campuran minyak lavendel, anggur, lemon, dan spearmint untuk aroma musim panas nan menyegarkan.[19]
  4. Step 4 Pilih minyak pepermin agar Anda tetap terjaga.

    4

    Aroma pepermin nan tajam dan manis bakal membikin rumah Anda lebih segar. Selain itu, aroma pepermin juga dapat membikin Anda lebih terjaga dan fokus. Tambahkan beberapa tetes minyak pepermin agar aroma pepermin nan segar memenuhi rumah Anda.[20]

    • Campurkan minyak pepermin dengan minyak eukaliptus untuk aroma nan dapat melegakan pilek dan membikin pernapasan Anda lebih baik.[21]

    Iklan

  • Tambahkan air terlebih dulu sebelum memasukkan minyak.
  • Pastikan Anda menggunakan minyak esensial nan tepercaya. Ketahuilah bahan apa nan Anda bakal hirup.

Iklan

  • Baca dan ikuti pedoman penggunaan dan agunan diffuser Anda.
  • Jangan menumpahkan air diffuser nan tetap menyala agar Anda tidak tersengat listrik alias terjadi korsleting listrik.
  • Minyak esensial mungkin rawan untuk kesehatan hewan piaraan Anda. Konsultasikan dengan master hewan alias cari info di internet sebelum menggunakan minyak esensial di sekitar hewan peliharaan.

Iklan

Halaman ini telah diakses sebanyak 48.155 kali.

Apakah tulisan ini membantu Anda?

Selengkapnya
Sumber wikihow
wikihow