Cara Membuka Pintu yang Terkunci dengan Jepit Rambut

Sedang Trending 8 bulan yang lalu

PDF download Unduh PDF

PDF download Unduh PDF

Terkunci di bilik alias di rumah sendiri dapat memicu stres andaikan Anda tidak mempunyai kunci cadangan. Untungnya, Anda tidak perlu memanggil tukang kunci dan mengeluarkan biaya mahal dengan mempelajari teknik membuka kunci pintu. Untuk melakukannya, Anda perlu 2 jepit rambut (bobby pin) dan sedikit kesabaran. Satu jepit rambut berfaedah sebagai pencungkil, sedangkan satu jepit rambut lainnya bakal dipakai sebagai tuas nan digunakan untuk memutar kunci.

  1. Step 1 Bongkar jepit rambut dan bengkokkan sampai perspektif 90 derajat.

    1

    Bentangkan bagian ujung jepit rambut nan bergelombang dan lurus agar bisa dibengkokkan menjadi corak L. Benda ini bakal dipakai sebagai pencungkil untuk membuka kunci pintu.[1]

  2. Step 2 Lepaskan karet di ujung jepit rambut nan lurus.

    2

    Gunakanlah pisau alias pisau cukur untuk melepas karet nan terpasang di ujung jepit rambut nan lurus. Ini adalah ujung nan bakal dimasukkan ke lubang kunci untuk membukanya.[2]

    • Jika Anda tidak punya peralatan, lepaskan karet tersebut dengan kuku alias gigi Anda.
  3. Step 3 Tusukkan ujung jepit rambut nan rata ke bagian atas lubang kunci, lampau bengkokkan.

    3

    Tusukkan jepit rambut sampai masuk sekitar 1 cm, lampau bengkokkan sisanya sampai masuk ke gagang pintu. Cara ini bakal sedikit membengkokkan ujungnya.[3]

    • Anda bakal memakai bagian ujung nan bengkok untuk membuka kunci pintu.
  4. Step 4 Bengkokkan ujung jepit rambut nan bergelombang agar bisa dipakai sebagai pegangan.

    4

    Ambil ujung jepit rambut nan bergelombang, lampau bengkokkan sekitar 30 derajat untuk menciptakan pegangan. Langkah ini tidak wajib, tetapi dapat memudahkan proses pencungkilan kunci pintu dan membikin tangan Anda terasa lebih nyaman. Setelah selesai membikin pegangan tersebut, pencungkil siap dipakai.[4]

    • Bagian ujung jepit rambut nan bergelombang bakal tampak seperti pegangan cangkir kopi setelah dibengkokkan.
  5. Step 5 Bengkokkan ujung jepit rambut lainnya untuk membikin tuas pengungkit.

    5

    Ambil jepit rambu lainnya dan bengkokkan 1/3 bagian jepit rambut untuk membikin semacam kait. Jangan luruskan kedua ujung jepit rambut seperti sebelumnya. Namun, bengkokkan kedua sisi jepit rambut ke arah nan sama.[5]

    • Anda perlu memakai tuas pengungkit untuk memutar kunci nan sudah dicungkil.

    Iklan

  1. Step 1 Masukkan tuas pengungkit ke bagian bawah lubang kunci.

    1

    Pegang ujung tuas pengungkit nan pendek dan bengkok, lampau masukkan ke lubang kunci bagian bawah. Tuas pengungkit bakal menggantung di bagian depan lubang kunci Anda.[6]

    • Anda perlu tuas untuk mengatur tekanan pada kunci saat dicungkil dan memutar kunci setelah dicungkil.
  2. Step 2 Tekan tuas berlawanan dengan arah jarum jam untuk menekannya.

    2

    Tekanan pada tuas bakal membikin laras penguncinya berputar sehingga Anda bisa mengangkat masing-masing pin di lubang kunci. Tekan tuas sampai Anda merasakan tekanan. Anda tidak perlu memakai banyak tenaga.[7]

    • Jaga tekanan di kunci saat mencungkilnya.
    • Tekanan ini diperlukan agar pin tidak masuk kembali ke laras pengunci dan pintu terkunci kembali.
  3. Step 3 Masukkan pencungkil ke dalam lubang kunci dan rasakan keberadaan pinnya.

    3

    Masukkan ujung pencungkil nan agak bengkok lubang kunci dengan posisi bagian nan tajam menghadap ke atas. Pin kunci berada di bagian atas lubang kunci. Rasakan keberadaan pin menggunakan pencungkil dengan menekan pegangannya saat dimasukkan ke lubang kunci. Tekan pegangan pencungkil untuk mendorong pin ke atas.[8]

    • Sebagian besar gagang pintu tradisonal dilengkapi 5 alias 6 pin pengunci.
    • Sebuah kunci bakal mendorong pin tersebut ke posisi sejajar dengan laras pengunci untuk membuka kunci pintu.
  4. Step 4 Tekan pencungkil sampai mendengar bunyi ‘klik’.

    4

    Beberapa pin dapat masuk dengan mudah saat ditekan oleh pencungkil, sementara beberapa lainnya terasa agak keras. Pin nan keras disebut sebagai pin penahan. Fokuslah pada pin nan susah dicungkil terlebih dahulu. Carilah pin nan susah ditekan, lampau tekan perlahan ke bawah dari bagian pegangan pencungkil sampai terdengar bunyi ‘klik’.[9]

    • Suara ‘klik’ tersebut berasal dari pin nan terpasang di laras pengunci.
    • Anda kudu melepas pin penahan sebelum melepas pin lainnya.
  5. Step 5 Angkat sisa pin pada lubang kunci pintu.

    5

    Teruslah mencari keberadaan pin dengan pencungkil, lampau tekan pegangan pada perangkat tersebut untuk mengangkat semua pin. Setelah pin sukses dipindahkan ke atas laras pengunci, pintu bakal terbuka.[10]

  6. Step 6 Putar tuas pengungkit berlawanan dengan arah jarum jam untuk membuka pintu.

    6

    Pegang ujung tuas pengungkit dan putar seperti sebuah kunci sampai pintu terbuka. Kunci pintu sekarang sudah terbuka![11]

    • Biasanya, Anda perlu memutar tuas pengungkit berlawanan dengan arah jarum jam untuk membuka pintu, tetapi perihal ini bisa jadi berbeda pada sebagian gagang pintu.
    • Tuas pengungkit hanya bakal berputar sempurna jika pin terpasang dengan betul di dalam laras penguncinya.

    Iklan

  • Sebagian kunci hanya terbuka ke satu arah. Sebelum memulai, cobalah untuk mencari tahu ke arah mana kunci perlu diputar untuk membuka palangnya dan pakailah tuas pengungkit untuk menahan tekanan di arah tersebut sepanjang waktu. Jika tidak, saat mengubah arah, Anda dapat kehilangan tekanan di dalam kunci dan pin bakal memantul kembali ke posisi semula sehingga Anda kudu mengulangi prosesnya dari awal.

Iklan

Halaman ini telah diakses sebanyak 11.545 kali.

Apakah tulisan ini membantu Anda?

Selengkapnya
Sumber wikihow
wikihow