Cara Gambaran Usia Jiwa quiz

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Banyak orang (misalnya pemeluk Buddha dan Hindu) nan meyakini bahwa ketika seseorang mati, jiwanya bakal selalu hidup, dan apalagi bisa kembali ke bumi untuk menjalani kehidupan baru dalam tubuh nan lain. Dengan demikian, jiwa itu bakal menua dan berkembang sampai menjadi sempurna, setelah mempelajari segala perihal nan kudu dipelajari, dan siap untuk beranjak ke perihal lain nan bakal terjadi berikutnya.

Beberapa kepercayaan dan kepercayaan spiritual punya beragam macam kepercayaan mengenai proses ini. Kebanyakan meyakini bahwa keberadaan merupakan langkah mendapatkan pengalaman dan pengetahuan, dan jiwa Anda bakal tumbuh saat perihal ini terjadi.

Berikut ini ringkasan mengenai tahapan nan kudu dilalui oleh jiwa seseorang:

Jiwa Bayi
Ini adalah jiwa nan betul-betul baru. Ini keberadaan nan pertama, alias salah satu kehadiran nan pertama di bumi. Seperti halnya bayi, jiwa ini baru belajar bangkit dan melangkah dengan dua kaki sendiri, nan menjumpai bumi dan menjelajahi segala perihal nan ada. Jiwa bayi mengandalkan jiwa lain untuk melindungi dan membimbingnya, dan mempunyai rasa takut alias hatikecil memperkuat hidup nan besar. Namun, kepolosan dan keajaiban jiwa bayi tidak bakal berkurang lantaran rasa takut ini.

Jiwa Muda
Jiwa ini punya pengalaman nan lebih banyak, tapi tetap kudu mempelajari banyak hal. Jiwa muda telah belajar untuk tahu bahwa hidup itu susah dan sering tidak adil, nan membikin mereka sering bertindak dan membangkang. Jiwa muda sangat menginginkan kebebasan dan identitas unik. Dia juga mulai memisahkan diri dalam keberadaannya sendiri, dengan beragam pengalaman dan perspektif pandangnya sendiri.

Jiwa Dewasa
Jiwa ini mempunyai lebih banyak pengetahuan daripada jiwa muda, dan sudah tahu bahwa hidup itu asing dan sulit, tapi juga bagus dan sangat berharga. Jiwa dewasa memfokuskan diri untuk mencari jawaban terhadap misteri ini—bagaimana bumi bisa baik dan buruk—sambil berupaya keras untuk bersikap peduli terhadap beragam jiwa nan ada di sekitarnya.

Jiwa Tua
Jiwa tua berada paling dekat dengan tahap kehidupan selanjutnya. Mereka tidak tahu apa itu, tapi mereka puas ketika kudu menunggu dan melihat. Jiwa tua punya banyak pengetahuan, dan menghabiskan waktu untuk membagikan pengetahuan tersebut dengan jiwa nan lebih muda. Jiwa ini mengetahui bahwa beberapa misteri tidak mempunyai jawaban dan tidak kudu terjawab, dan jawaban nan tidak jelas inilah nan membikin kehidupan menjadi berarti dan mempunyai tujuan.

Selengkapnya
Sumber wikihow
wikihow