Cara Apakah Kamu Bisa Selamat dalam Film Horor quiz

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

1. Film dimulai ketika Anda berbareng teman-teman naik mobil menikmati liburan nan seru. Ke mana tujuan kalian?

  1. Taman intermezo terbengkalai, tempat dulu pernah terjadi serangkaian kematian misterius.
  2. Hotel kosong dan telantar. Ada rumor nan bilang hotel itu dikutuk.
  3. Rumah besar terbengkalai nan mempunyai sejarah kelam. Seluruh pemilik sebelumnya meninggal secara misterius.
  4. Pondok di tengah rimba tanpa ada orang nan tinggal di sekitarnya.

2. Setelah berkendara berjam-jam, akhirnya kalian tiba di tempat tujuan. Apa nan Anda lakukan saat kali pertama tiba?

  1. Ganti baju dan berenang di kolam alias sungai terdekat. Kami memang mau senang-senang di sini!
  2. Lihat-lihat sekitar dan mencoba melakukan sesuatu nan menarik.
  3. Menyusun rencana acara. Kami punya banyak kegiatan, tapi waktunya terbatas.
  4. Hal-hal biasa. Mandi, tukar baju, dan tidur siang. Aku capek setelah menempuh perjalanan jauh.

3. Setelah kalian nyaman di sana, teman-teman mengeluarkan papan pemanggil arwah. Entah kenapa perasaanmu tidak enak. Apakah Anda mau ikut bermain juga?

  1. Ya! Aku merasa agak jenuh di sini.
  2. Tidak, saya nggak punya waktu main lantaran tetap mau menyelesaikan kitab nan kubaca.
  3. Tidak, tapi saya mau nonton. Aku penasaran ...
  4. Boleh juga jika semua orang ikut main, tapi tetap saja perasaanku nggak enak.

4. Semua orang tidur dengan riang gembira. Namun, di tengah malam Anda terbangun dan mendengar suara. Apa nan Anda lakukan?

  1. Bangun, ambil senter, dan cari tahu sumbernya.
  2. Aku tahu itu pasti salah satu kawan nan menakut-nakuti aku. Jadi, saya bakal berteriak, "Nggak lucu. Jangan berisik!"
  3. Mengabaikannya. Itu mungkin hanya angin alias tikus, alias semacamnya. Aku bakal tidur lagi.
  4. Bangun, berdiri, dan mengatakan sesuatu seperti, "Halo?" atau, "Siapa itu?"

5. Kamu nggak bisa tidur, lampau berkeliling melihat-lihat. Kamu menemukan kitab asing dengan tulisan merah besar "JANGAN DIBUKA" di sampulnya. Apa Anda bakal membukanya?

  1. Jelas. Itu sepertinya semacam kitab harian, dan isinya pasti menarik.
  2. Aku mengintip sebentar, sekadar untuk mengetahui vibe-nya. Apabila terasa jahat alias semacamnya, bukunya bakal kukembalikan.
  3. Aku bangunkan teman-teman dan bertanya apakah kita boleh membukanya. Aku nggak mau membacanya sendirian.
  4. Aku nggak bakal mau membukanya. Buku jahanam itu kudu dikembalikan ke laci secepatnya.

6. Kamu kembali ke ranjang. Ada gambaran nan muncul dari kegelapan secara tiba-tiba, dan sepertinya bukan candaan. Apa nan bakal Anda lakukan?

  1. Berteriak minta tolong! Pasti bakal ada nan bangun dan datang untuk menyelamatkanku.
  2. Memberi tahu temanku untuk berakhir bercanda. Itu jelas mereka, dan itu sama sekali tidak lucu.
  3. Pura-pura tidur. Itu mungkin hanya imajinasiku, alias apa pun itu pasti bakal menghilang ...
  4. Melempar sesuatu ke arahnya, dan berlari ke pintu. Aku nggak mau tak bersuara saja!

7. Kali ini Anda sukses lolos, tetapi ada nan mengejarmu. Sebaiknya Anda mencari senjata. Apa nan Anda ambil?

  1. Palu! Mematikan dan praktis.
  2. Pistol. Hanya berisi beberapa peluru, tapi tembakanku sangat jitu.
  3. Semprotan merica. Aku nggak perlu membunuh, cukup membuatnya kesakitan agar saya bisa kabur.
  4. Pisau. Bukan nan paling efektif, tapi klasik dan bisa diandalkan.

8. Kamu sudah bersenjata dan siap sekarang, tapi Anda nggak bisa tak bersuara saja. Ke mana Anda bakal pergi?

  1. Danau terdekat. Aku jago berenang, dan semoga si Pembunuh nggak bisa berenang.
  2. Hutan. Aku percaya jika masuk cukup jauh ke dalam hutan, si Pembunuh tidak mungkin bisa menemukan saya lantaran lebatnya pepohonan.
  3. Jalan terdekat. Aku kudu mencari support kepada orang nan lewat. Ini juga langkah nan cepat.
  4. Bersembunyi di suatu tempat di sekitar sini, misalnya dalam lemari alias di bawah ranjang. Semoga si Pembunuh mengira saya telah pergi dan melarikan diri.

9. Kamu menemukan telepon! Siapa nan bakal Anda hubungi untuk minta bantuan?

  1. Polisi. Kita perlu support polisi segera.
  2. Keluargaku! Apa pun nan bakal terjadi nanti, mereka kudu tahu di mana aku.
  3. Petugas pom bensin nan pernah kami temui. Dia tinggal di dekat sini dan tampaknya bisa diandalkan untuk melawan si Pembunuh.
  4. Aku memandang nomor telepon nan ditulis dengan darah. Siapa saja nan mengangkat telepon mungkin bisa membantu.

10. Si Pembunuh telah menemukanmu, dan kalian saling berhadapan sekarang. Ini saat penentuan. Apa langkah terakhir kamu?

  1. Aku berupaya mengajaknya berunding. Bagaimana jika kita membikin kesepakatan? Jangan membunuhku!
  2. Aku bakal lari. Aku dan dia sama-sama sudah lelah, tapi sisa tenagaku lebih banyak.
  3. Aku nggak bakal mundur. Jika dia mau menyerang, saya bakal melayaninya!
  4. Aku bakal berupaya mengecohnya. Aku mungkin bakal memancingnya masuk dalam perangkap ...
Selengkapnya
Sumber wikihow
wikihow