Bagi kalian pemilik dan pengguna kendaraan roda empat, pasti menginginkan kondisi cat mobil nan mulus tanpa cacat. Tapi seiring berjalannya waktu dan pemakaian, tidak dipungkiri kondisi cat bodi mobil kita bakal menurun. Baik itu dari kecemerlangannya alias keutuhan catnya. Selain akibat paparan sinar matahari, cairan juga bisa bikin cat mobil kita jadi rusak. Cairan apa saja kah itu, simak tulisan ini selengkapnya.
Telur
Kita mulai dari perihal nan tidak terduga, ialah telur. Saat telur bergesekan dengan cat mobil, dia bakal berubah menjadi korosif dan tentu jelek bagi cat mobil kita. Jika ditemukan ada noda telur di cat mobil kita, segera cuci mobil untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Kopi Dan Soda
Selanjutnya adalah kopi dan soda. Kopi dan soda adalah cairan asam, nan dapat merusak cat mobil. Keduanya juga sering mengandung gula, nan meninggalkan residu lengket. Segera cuci mobil kalian, setelah terkena tumpahan soda alias kopi. Kotoran burung adalah cairan selanjutnya nan bisa merusak cat mobil kita. Sama seperti kopi, kotoran burung berkarakter asam, dan jika kering, kotoran itu susah dihilangkan. Segera bersihkan dengan kain basah, lampau segera cuci mobil Anda.
Cairan Minyak Rem Dan Bensin
Jika kalian suka memperbaiki mobil sendiri, sebaiknya kalian lebih hati-hati lantaran cairan minyak rem dan bensin. Mereka juga bisa melunturkan cat mobil kita. Bensin memang tidak terlalu tajam dan perihal merusak, namun tetap lebih baik mencegah daripada memperbaiki kerusakan cat. Jika mobil terkena tumpahan minyak rem, segera bilas dengan air nan banyak lampau cuci area nan terkena paparan. Jika terkena bensin, segera lap area nan terpapar itu.
Aseton
Aseton alias cairan penghapus cat kuku, adalah salah satu cairan nan rawan untuk cat mobil. Bahkan jika kita membiarkan tumpahan aseton pada cat mobil dalam beberapa jam saja, aseton bakal mengikis cat mobil hingga ke dasarnya. Jika kalian menumpahkan aseton pada mobil Anda, gunakan air sabun (sabun bakal menetralkan aseton) untuk segera membersihkannya.
Baca Juga : Agar Cat Mobil Tetap Mengkilap
Air Sadah
Terakhir adalah air sadah, alias air dengan kandungan mineral tinggi. Air sadah terbentuk ketika air meresap melalui endapan batu kapur, kapur alias gipsum, nan sebagian besar terdiri dari kalsium dan magnesium karbonat, bikarbonat, dan sulfat. Air sadah dapat meninggalkan kerak pada cat mobil kita dan membuatnya kusam. Dan jika dibiarkan, bukan tidak mungkin merusak lapisan cat kendaraan kita. Sebaiknya gunakan perangkat TDS meter untuk mengukur kandungan total dissolve solid pada air nan bakal kita gunakan untuk mencuci mobil. Jika hasil pengukuran TDS meter menunjukan nomor di atas 350 ppm (parts per million), berfaedah airnya sadah dan bisa rawan untuk cat mobil kita.
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·