BANGBARA.COM - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), bagian dari BRI Group, menegaskan konsentrasi bisnisnya nan sejalan dengan prinsip keberlanjutan melalui penerapan ESG (Environmental, Social, Governance). Bank Raya terus mendorong pembiayaan upaya berkelanjutan, khususnya untuk UMKM, sembari mengintegrasikan penemuan digital dalam jasa perbankannya. Sepanjang tahun 2025, total angsuran upaya berkepanjangan nan disalurkan mencapai Rp3,6 triliun alias 47,49% dari total kredit, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya nan sebesar 41,69%. Hal ini mencerminkan peran aktif Bank Raya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nan inklusif dan berkepanjangan melalui pembiayaan UMKM dan digitalisasi perbankan.
Selain itu, bank digital ini mencatat pertumbuhan signifikan pada upaya simpanan digital, dengan realisasi digital saving mencapai Rp2,20 triliun di akhir 2025 alias naik 66,7% dibanding tahun sebelumnya. Strategi green banking turut diterapkan melalui kepemilikan green bond serta penerapan prinsip ramah lingkungan pada operasional dan pembiayaan. Bank Raya menjalankan kebijakan angsuran nan selektif dan berorientasi pada aktivitas upaya berwawasan lingkungan, sekaligus meningkatkan efisiensi energi, penggunaan sumber daya, dan pengelolaan akibat lingkungan dari aktivitas perbankan.
Dalam bagian lingkungan, Bank Raya sukses menurunkan konsumsi listrik menjadi 748.156 kWh alias 40,41% lebih rendah dibanding tahun sebelumnya, serta mengurangi penggunaan air menjadi 5.599 m³, turun 9,4%. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, Bank Raya meluncurkan Pantura Greenbelt Program, menanam 3.500 bibit pohon bakau dari setiap transaksi pengguna di Raya App, dengan potensi menyerap 28 tCO2 per tahun. Program ini diharapkan bakal bertambah seiring pertumbuhan pohon, sekaligus berkontribusi pada lingkungan lokal.
Dari sisi sosial, Bank Raya meningkatkan kapabilitas SDM melalui training dan sertifikasi ESG, memperkuat perlindungan kewenangan asasi manusia di tempat kerja, dan menjalankan lima program CSR nan mencakup sosial, ekonomi, lingkungan, serta norma dan tata kelola. Program literasi finansial juga dijalankan secara rutin melalui media sosial resmi, dengan 36 sesi sepanjang 2025. Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan SDM, Danar Widyantoro, menegaskan bahwa Bank Raya bakal terus memperkuat inisiatif ESG melalui efisiensi operasional, penghijauan, pengembangan SDM, dan edukasi finansial agar pertumbuhan bank melangkah selaras dengan keberlanjutan ekonomi dan sosial.
9 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·