Pasar crypto terlihat bergerak dalam kondisi nan positif menjelang akhir tahun dengan tingginya apresiasi untuk beberapa crypto di seluruh sektor. Pergerakan ini membikin pertanyaan apakah apresiasi nilai tetap bakal bersambung hingga tahun depan?
Dalam tulisan ini bakal diberikan kajian mengenai lima jenis crypto mengenai pergerakannya menjelang tahun depan apakah bakal lanjut naik alias berpotensi bergerak turun.

- Bitcoin (BTC)
Pertama adalah Bitcoin nan terlihat tetap bergerak naik selama empat bulan, memberi angan bakal bull run nan datang lebih sigap untuk para investor.
Saat ini narasi nan ditunggu oleh kebanyakan penanammodal mengenai Bitcoin adalah perubahan suasana makroekonomi dari Bank Sentral Amerika serta persetujuan izin ETF berbasis Bitcoin Spot nan diharapkan diberikan oleh Securities and Exchange Commission alias SEC.
Grafik Bulanan BTCUSD

Kedua narasi tersebut berpotensi menjadi pendorong apresiasi nilai Bitcoin menuju bull run terutama mengingat pada tahun depan Bitcoin bakal mengalami halving. Umumnya pada saat halving nilai Bitcoin bakal turun terlebih dulu sebelum memicu apresiasi nilai pada tahun berikutnya.
Tapi dengan kedua narasi nan sebelumnya disebutkan, kebanyakan penanammodal mempunyai angan bahwa nilai Bitcoin bakal bergerak naik dan memicu bull run lebih awal, meski kenyataannya tetap belum pasti.
Untuk saat ini nilai Bitcoin terlihat mengalami apresiasi secara signifikan, dimana sejak empat bulan terakhir candlestick bulanan Bitcoin terlihat bergerak pada warna hijau.
Umumnya saat candlestick Bitcoin dengan hijau secara empat bulan berturut-turut, pada candlestick berikutnya bakal terjadi candlestick merah, selain pada saat bull run.
Jadi banyak penanammodal nan berambisi bahwa dengan Bitcoin bersambung hijau pada Januari 2024, ialah pengumuman perizinan Bitcoin Spot ETF, maka banyak angan bull run bakal mulai lebih cepat.
Untuk saat ini semua tetap berjuntai pada persetujuan ETF, tapi sasaran pada bulan ini jika lanjut positif tetap bisa bergerak naik hingga $47.800 apa jika tidak ada sentimen negatif nan datang secara dadakan.
Sayangnya jika muncul sentimen negatif, ada kemungkinan Bitcoin bakal turun kembali ke wilayah $38.000 nan bisa memicu koreksi lanjutan ke wilayah $30.000 hingga $28.000 saat halving terjadi.
- Ethereum (ETH)
Selanjutnya adalah Ethereum nan saat ini tetap menjadi blockchain utama untuk kebanyakan aplikasi di bumi DeFi. Pada saat ini meski banyak altcoins lain nan bergerak positif, kebanyakan penanammodal besar tetap memindahkan dananya ke ETH untuk menyimpan altcoins dalam jangka panjang.
Sayangnya, pergerakan ETH tetap belum sama kekuatannya dengan BTC, dimana meski empat bulan terakhir ETH bergerak naik, apresiasinya tetap belum memberi momentum nan sama kuatnya dengan BTC.
Grafik Bulanan ETHUSD
Terlihat bahwa saat ini ETH mempunyai banyak wick namun sudah mulai tertahan pada pemisah atasnya di wilayah $2.274 nan kemungkinan dapat memicu pergerakan koreksi apa jika tidak ada sentimen positif lanjutan.
Apa jika kebanyakan biaya beranjak ke Bitcoin alias persetujuan ETF Bitcoin Spot gagal, maka pada Januari 2024, ada kemungkinan ETH bakal kembali bergerak turun ke bawah $2.000 nan dapat memicu konsolidasi lama hingga Bitcoin bergerak jelas.
Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini ETH tetap mengikuti pergerakan Bitcoin secara kuat, namun dalam perihal menunggu dimana ETH bakal bergerak setelah BTC selesai bergerak.
Jadi untuk saat ini ketidakpastian tetap kuat, terutama apa jika ETH kandas untuk menembus wilayah $2.274 dan candlestick bulanannya tertutup di bawah wilayah tersebut.
- Cosmos (ATOM)
Ketiga adalah Cosmos nan kembali menarik perhatian akibat banyaknya pembaruan jaringan untuk mengedepankan fitur interoperabilitasnya. Terlihat bahwa ATOM juga bergerak naik sejak empat bulan terakhir namun secara garis besar tetap berada pada area koreksinya.
Grafik Bulanan ATOMUSD
Untuk saat ini narasi nan bisa mendorong ATOM kembali naik adalah fitur interoperabilitasnya dimana jika semakin banyak blockchain nan dibangun dalam Cosmos Hub, ditambah dengan meningkatnya jumlah aplikasi di Blockchain Cosmos itu sendiri, ada kemungkinan harganya dapat kembali naik.
Untuk saat ini Cosmos kudu bergerak naik menuju $14 dan candlestick bulannnya tertutup di atas nilai tersebut untuk memulai pergerakan apresiasi baru. Sayangnya apa jika tertutup di bawah nilai $12 ada kemungkinan ATOM bakal lanjut bergerak turun hingga tahun depan.
Saat ini wilayah utamanya tetap berada di sekitar $9 nan jika candlestick bulanannya tertutup di bawah nilai tersebut, ada kemungkinan ATOM bakal mengalami koreksi signifikan.
- Shiba Inu (SHIB)
Keempat adalah SHIB nan saat ini tetap didukung kuat oleh komunitasnya melalui sistem burn, penggunaan jaringan Shibarium, serta sifatnya nan mudah tertular sentimen positif saat banya memecoin nan bergerak naik.
Untuk saat ini harganya tetap bergerak naik lantaran imbas dari banyaknya token baru memecoin nan bergerak naik sehingga harganya ikut naik. Pada Desember ini SHIB bergerak naik secara signifikan lantaran kondisi pasar nan sangat positif sehingga memicu apresiasi harganya.
Grafik Bulanan SHIB
Dapat dilihat sayangnya saat ini SHIB sedang kesulitan untuk bergerak naik melewati wilayah $0,00001012 nan jika sukses dilewati dan candlestick bulanannya sukses tertutup di atas wilayah tersebut, SHIB bakal mempunyai momentum untuk bergerak naik.
Tapi apa jika SHIB bergerak turun dan tertutup di bawah wilayah tersebut, ada kemungkinan koreksi bakal berlanjut, lantaran secara garis besar sejak pertengahan tahun lalu, SHIB telah mengalami pergerakan koreksi secara garis besar.
Mengingat volatilitas SHIB nan tinggi, manajemen akibat kudu selalu dijaga agar tidak FOMO dan kehilangan biaya modal dengan mudah.
- Polkadot (DOT)
Terakhir adalah DOT nan juga sedang terimbas narasi interoperabilitas ialah penyambung antara satu blockchain dengan blockchain lainnya. Pergerakan DOT saat ini nyaris mirip dengan ATOM dari sisi narasi sehingga apresiasi keduanya tetap bakal berdampingan meski saat ini volume transaksi tetap lebih banyak di ATOM.
Grafik Bulanan DOTUSD
Untuk saat ini DOT sedang berupaya keluar dari area koreksinya di diagram bulanan nan kemungkinan dapat tercapai apa jika DOT sukses tertutup di atas $8 dan terus bergerak naik ke wilayah $10.
Apa jika candlestick bulanan kembali tertutup di bawah $8 ada kemungkinan DOT bakal kembali koreksi dan membuka Tahun 2024 dengan lanjutan pergerakan turun.
Perlu diingat bahwa pergerakan DOT relatif butuh waktu nan lama, sehingga trader nan berambisi volatilitas dari DOT dapat menjauhi crypto ini lantaran lebih cocok untuk investasi jangka panjang.
Seluruh kajian ini merupakan pandangan nan tidak pasti sehingga manajemen akibat kudu terus dijaga lantaran volatilitas pasar dapat berubah seiring waktu menjelang halving Bitcoin di 2024.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·