KBB, BANGBARA.COM – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunjukkan komitmen serius dalam upaya pemerataan pembangunan dan penguatan struktur ekonomi daerah.
Menjelang tahun anggaran 2026, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, secara resmi menetapkan daftar Proyek Strategis Daerah (PSD) nan dirancang untuk menjadi motor penggerak utama kesejahteraan masyarakat.
Kebijakan strategis ini tertuang dalam Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 100.3.3.2/Kep.337-Bappelitbangda/2025. Penetapan nan dilakukan di pusat pemerintahan Ngamprah ini menandai dimulainya babak baru transformasi prasarana di wilayah nan mempunyai topografi beragam, mulai dari area industri hingga pegunungan pertanian.
Baca Juga: Jasa Marga Raih Penghargaan di Jakarta Marketing Week 2026
Fokus pada Konektivitas dan Keadilan Infrastruktur
Dalam arsip nan dirilis, terdapat sedikitnya 131 paket pekerjaan nan dikategorikan sebagai proyek strategis. Sektor prasarana jalan dan jembatan mendominasi daftar tersebut dengan porsi anggaran nan signifikan.
Langkah ini diambil berasas pertimbangan mendalam bahwa konektivitas antarwilayah adalah kunci utama dalam menekan biaya logistik dan mempercepat arus peralatan serta jasa di pedesaan.
Beberapa ruas jalan nan menjadi prioritas pembangunan pada tahun 2026 mendatang antara lain adalah peningkatan Jalan Gununghalu-Datarpuspa, Jalan Ciririp-Bangsaya Buninagara, serta Jalan Purabaya-Jati Batujajar.
Masing-masing proyek ini dialokasikan anggaran sebesar Rp4 Miliar. Pembangunan jalan di wilayah selatan seperti Gununghalu diharapkan dapat membuka potensi agrowisata dan memudahkan akses petani dalam mendistribusikan hasil bumi ke pusat kota.
Peningkatan Layanan Dasar: Kesehatan dan Pendidikan
Selain prasarana bentuk jalan, Pemkab Bandung Barat juga meletakkan perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor kesehatan dan pendidikan. Di sektor kesehatan, konsentrasi diarahkan pada penguatan akomodasi di tingkat dasar dan rujukan.
Baca Juga: Bioflok Jadi Andalan di KBB, Dadang Naser Dorong Produktivitas Perikanan Rakyat
Pembangunan lanjutan Puskesmas Ciwaruga dengan pagu Rp1,6 Miliar menjadi salah satu upaya memperpendek jarak jasa kesehatan bagi penduduk di wilayah perbatasan.
Tak hanya itu, RSUD di bawah naungan KBB juga bakal dilengkapi dengan teknologi medis mutakhir, salah satunya pengadaan Gedung Cathlab Single Plane senilai Rp2,2 Miliar. Fasilitas ini nantinya bakal menjadi pusat jasa penanganan penyakit jantung nan selama ini kudu dirujuk ke Kota Bandung.
Di bagian pendidikan, Pemkab Bandung Barat mengalokasikan total anggaran mencapai Rp20 Miliar nan dikhususkan untuk rehabilitasi ruang kelas di tingkat SD dan SMP.
Program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar nan kondusif dan nyaman, sekaligus meminimalisir nomor gedung sekolah rusak nan tetap menjadi tantangan di beberapa wilayah terpencil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian alias keseluruhan tulisan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: M Syachruddien
Sumber: diskominfotik kbb
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·