HL: pexels.com
- Flu bisa menyerang siapa saja apalagi jika daya tahan tubuhnya sedang rendah. Kalau sudah terserang flu, aktivitas harian pun bakal terganggu.
Dilansir dari siloamhospitals.com, flu biasanya ditandai dengan batuk, pilek, hidung tersumbat, demam, dan sakit kepala. Kondisi ini disebabkan oleh jangkitan virus nan menyebar lewat cipratan air liur penderita flu.
Saat flu sudah telanjur menyerang tubuh, pastikan Anda mengistirahatkan tubuh dengan waktu nan cukup. Nggak hanya itu, Anda juga kudu memastikan asupan nan dikonsumsi agar proses pengobatan semakin cepat.
Selain itu, rupanya ada beberapa jenis buah-buahan nan sebaiknya tidak dikonsumsi saat sedang terserang flu. Pasalnya, kandungan di dalam buah-buahan ini justru berisiko memperbanyak jumlah produksi ingus. Penasaran apa saja buah-buahannya? Berikut sudah BrilioFood lansir dari beragam sumber, sembilan buah nan tidak boleh dikonsumsi saat terserang flu.
1. Pisang.
foto: Pexels.com
Sejumlah orang percaya bahwa pisang mengandung histamin, nan dapat memicu respons alergi ringan pada beberapa individu, potensial meningkatkan produksi lendir.
Kalau Anda merasa pisang memperburuk indikasi flu, mungkin lebih baik menghindarinya selama sakit. Namun, jika tidak mengalami masalah, pisang sebenarnya bisa menjadi sumber nutrisi nan baik lantaran kaya bakal kalium, vitamin B6, dan serat.
2. Alpukat.
foto: pexels.com
Saat terserang flu, sistem pencernaan dalam tubuh condong melemah. Hal ini bakal lebih parah jika Anda mengonsumsi alpukat. Pasalnya, kandungan lemak tinggi dalam alpukat perlu waktu nan lama untuk diproses tubuh. Kalau Anda mengonsumsi alpukat saat flu, pertimbangkan untuk mengonsumsinya dalam jumlah mini alias dicampur dengan makanan lain nan lebih mudah dicerna.
3. Jeruk.
Sudah jadi rahasia umum jika jeruk mempunyai kandungan masam nan tinggi. Sementara, masam nan berlebih bisa memicu peningkatan produksi berlebih. Apalagi jika dikonsumsi saat tubuh terserang flu.
4. Mangga.
foto: pexels.com
Mangga juga jadi salah satu buah nan mengandung masam tinggi. Hal inilah nan membikin mangga berisiko meningkatkan jumlah lendir di dalam tenggorokan. Jika Anda merasa mangga memperburuk indikasi flu, lebih baik menghindarinya sampai sembuh. Namun, jika Anda merasa baik-baik saja mengonsumsinya, mangga bisa menjadi sumber nutrisi nan baik.
5. Durian.
Saat terserang flu, tubuh jadi lebih sensitif terhadap makanan tertentu. Oleh lantaran itu, lebih baik Anda mengonsumsi makanan nan mudah dicerna dan kaya bakal nutrisi. Sayangnya, durian termasuk buah nan memerlukan waktu lama untuk dicerna. Jadi, lebih baik Anda menghindarinya sampai flu mereda.
6. Nanas.
Dilansir dari healthline.com, nanas mengandung enzim bromelain. Fungsi enzim tersebut adalah untuk memecah protein di dalam tubuh. Saat tenggorokan sudah sensitif lantaran flu, perihal tersebut justru menyebabkan iritasi tambahan.
7. Jambu biji.
Beberapa orang mempunyai sensitivitas terhadap jambu biji. Apalagi saat daya tahan tubuh sedang turun lantaran terserang flu. Hal ini bisa memperburuk indikasi flu seperti hidung tersumbat hingga demam.
8. Rambutan.
foto: pexels.com
Meski tidak setinggi buah sitrus, kandungan masam dalam buah rambutan terbilang tinggi. Kalau dikonsumsi saat tenggorokan sedang flu, ini berisiko menyebabkan iritasi ringan.
9. Semangka.
foto: pexels.com
Semangka sering disajikan dalam keadaan dingin. Padahal makanan nan sangat dingin bisa memperlambat proses pencernaan, apalagi jika tubuh lagi dalam kondisi flu. Kalau Anda merasa semangka tidak cocok dikonsumsi saat flu, ada banyak pengganti buah lain nan bisa dikonsumsi untuk mendukung pemulihan.
(brl/far)
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·