Solana baru saja mendapatkan proyek baru dalam ekosistemnya nan berjulukan MarginFi. MarginFi ini merupakan sebauh aplikasi Decentralized Finance alias DeFi nan bergerak dalam jasa pinjam-meminjam dan jual beli untuk crypto terutama di ekosistem DeFi.
Kelebihan utama dari MarginFi adalah likuiditasnya nan dijanjikan bakal terus terjaga berbareng adanya beberapa fitur manajemen akibat nan memastikan pengguna dapat menggunakan platformnya dengan aman.

Tidak hanya aman, MarginFi dikabarkan juga bakal memberikan insentif berupa airdrop kepada para penggunanya. Namun hingga saat ini token dari proyek tersebut tetap belum diluncurkan dan tetap belum ada info resmi kapan airdrop ini dilakukan.
Walau begitu, saat ini MarginFi sudah mulai mencatat aktivitas pengguna dengan sistem poin nan kemungkinan besar nantinya bisa ditukarkan dalam corak airdrop saat tokennya diluncurkan.
Dalam tulisan ini bakal dijelaskan mengenai tig aktivitas untuk mendapatkan airdrop di ekosistem MarginFi dengan meningkatkan poin.

- Meminjamkan (Lend)
Cara pertama dan paling umum adalah meminjamkan crypto di aplikasi MarginFi. Untuk menggunakan MarginFi, pengguna kudu mempunyai wallet jaringan Solana.
Salah satu wallet nan bisa digunakan adalah SolFlare wallet. MarginFi tidak mementingkan apakah wallet tersebut baru alias lama, selama ada transaksi nan dilakukan dengan aplikasinya.
Jadi jika mau menjaga keamanan, pengguna bisa membikin wallet baru unik untuk partisipasi dalam airdrop MarginFi, dimana wallet tersebut bisa diisi dengan crypto nan bakal digunakan untuk memberi pinjaman.
Dalam tampilan awalnya, pengguna bakal diarahkan ke platform meminjamkan sehingga jika sudah ada dana, pengguna bisa langsung meminjamkan. Terdapat beberapa pilihan mengenai crypto nan bisa dipinjamkan di aplikasi MarginFi.
Beberapa di antaranya adalah JTO, BONK, SOL, USDT, USDC, LST, PYTH, ETH, UXD, WBTC, dan DUST. Masing-masing jenis crypto tersebut mempunyai hasil hadiah nan berbeda, sehingga pengguna bisa memilih mana nan mau digunakan demi mendapatkan imbalan.
Pencatatan poin mengenai meminjamkan crypto adalah satu poin per satu Dolar Amerika nan dipinjamkan per 24 Jam.
Artinya jika pengguna meminjamkan $100 dalam corak USDC, maka pengguna bakal mendapatkan 100 poin setiap 24 Jam sehingga poin terus bertambah meski jumlah nan dipinjamkan tidak bertambah.
- Meminjam (Borrow)
Cara kedua adalah meminjam. Poin dalam langkah ini lebih besar, lantaran akibat nan ditanggung juga lebih besar dibandingkan meminjamkan. Sistem poin nan digunakan adalah empat poin setiap satu Dolar Amerika nan dipinjam per 24 Jam.
Artinya jika pengguna meminjam $100 maka pengguna bakal mendapatkan 400 poin setiap 24 Jam, dimana poin tersebut bakal terus bertambah setiap harinya sebesar 400 poin.
Terdapat beberapa pilihan crypto nan bisa dipinjam dimana pilihannya sama dengan crypto nan bisa dipinjamkan.
Untuk strategi mendapatkan poin dari pinjam dan meminjamkan, pengguna bisa meminjamkan crypto namun meminjam secara bersamaan, dimana jumlah nan dipinjam bisa lebih mini alias sama dengan nan dipinjamkan.
Tapi satu perihal nan perlu diingat adalah pengguna kudu meminjamkan dengan untung nan lebih tinggi dibandingkan kembang pinjaman, sehingga pengguna tidak perlu bayar kembang lantaran semua sudah tertutup secara otomatis dengan keuntungan.
Contohnya adalah pengguna bisa meminjamkan USDC dengan untung 5% per tahun namun meminjam ETH dengan kembang sebesar 2% per tahun. Secara otomatis dari transaksi tersebut, pengguna tetap bisa mendapatkan untung sebesar 3% per tahun dari biaya nan dipinjam sehingga tidak perlu bayar kembang dan justru mendapatkan keuntungan.
Cara ini bisa dilakukan untuk mendapatkan poin nan lebih tinggi dengan memanfaatkan selisih kembang antara transaksi, sehingga bisa mendapatkan untung lebih tinggi dan potensi airdrop lebih besar.
- Referal
Terakhir adalah sistem referral dimana pengguna bisa membujuk calon pengguna lain dan mendapatkan poin sebesar 10% dari poin pengguna nan diajak. Sistem ini dapat digunakan sebagai poin tambahan jika pengguna merupakan perseorangan nan aktif dan mau terus membujuk pengguna lain.
Tapi perlu diketahui bahwa langkah ini merupakan langkah nan bisa dilakukan tanpa modal, namun lebih rumit lantaran butuh waktu dan tenaga nan lebih.
Nantinya jika mulai melakukan semua perihal nan dijelaskan, pengguna bisa memandang poin nan didapatkan pada kolom points nan terlihat di bagian atas aplikasi.
Setelah semua pojn tercatat, pengguna hanya perlu menunggu pengumuman pembagian airdrop. Hingga saat ini belum ada info lanjutan mengenai kapan airdrop bakal dilakukan sehingga pengguna hanya bisa menunggu dan menambahkan poin secara konsisten.
Muhammad Syofri
Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.
2 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·