3 Alasan Bitcoin Koreksi ke Daerah $36.000 dalam 4 Jam! Semua karena Amerika

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Bitcoin terlihat bergerak turun ke wilayah $36.000 setelah memperkuat beberapa hari di wilayah $38.000, membikin pergerakan konsolidasi panjang sejak awal November 2023. 

Saat ini koreksi terjadi secara mengejutkan nan membikin adanya kerugian untuk para trader hingga lebih dari $200 Juta. Alasan koreksi saat ini tetap berasal dari Amerika lantaran adanya tiga berita nan membikin Bitcoin dan kebanyakan crypto jatuh secara cepat. 

3 Alasan Bitcoin Koreksi

Pertama adalah berita bahwa CEO dari Binance, Chanpeng Zhao alias CZ, baru saja mengundurkan diri dari posisinya sebagai CEO Binance. 

Langkah ini diambil setelah kasus panjang dengan Kementerian Hukum Amerika dimana Amerika menuntut Binance atas banyak pelanggaran pasar keuangan, termasuk pencucian duit dan manipulasi pasar. 

Nampaknya CZ memutuskan untuk menyelamatkan Binance dengan langkah mengundurkan diri, lantaran tuntutan nan diarahkan oleh Amerika, tidak hanya tertuju pada Binance namun juga kepada CZ secara pribadi. 

Saat ini kesepakatan antara kedua belah pihak telah didapatkan, dimana BInance sepakat untuk bayar denda pelanggaran sebesar $4,3 Miliar untuk menyelesaikan kasus dengan Pemerintah Amerika. 

Kesepakatan ini sukses didapatkan dengan tambahan bahwa CZ kudu mundur dari posisi jabatannya sebagai CEO lantaran adanya tuntutan dari pemerintah untuk melarang CZ beraksi di Binance setelah tuntutan ini selesai. 

Hasilnya, tidak hanya CZ kudu mundur dari posisinya, dia juga kudu menghadapi masa penjara selama 18 Bulan. Walau begitu, saat ini CZ sudah bayar agunan sebesar $175 Juta nan kemungkinan membuatnya tidak kudu dipenjara alias hanya ditahan di rumah sendiri. 

Mengikuti berita ini, terdapat sekitar $1,3 Miliar biaya nan keluar dari Binance sehingga membikin kekhawatiran bakal kehancuran Binance. 

Kondisi ini membikin tekanan jual nan signifikan sehingga membikin koreksi untuk kebanyakan aset crypto termasuk Bitcoin. 

Kabar baiknya, saat ini Binance sudah mempunyai CEO pengganti, sehingga Binance tidak bakal tutup dan tetap bakal beroperasi. 

Sentimen negatif kedua datang dari hasil rapat FOMC alias komite penentu kebijakan moneter dari sisi operasi pasar terbuka untuk Amerika. 

Rapat tersebut memberikan hasil bahwa Amerika tetap bakal menjaga suku kembang referensi di kondisinya saat ini, namun ada kemungkinan kenaikan suku kembang referensi jika kondisi inflasi kembai memburuk. 

Pernyataan ini membikin pandangan kontraktif alias hawkish nan menghilangkan kemungkinan suku kembang referensi untuk turun. 

Dari pernyataan ini, Dolar Amerika mengalami apresiasi nilai nan membikin kebanyakan aset berisiko terimbas secara negatif meski tidak signifikan. Salah satu nan terimbas turun berbareng berita Binance adalah Bitcoin dan kebanyakan crypto. 

Sentimen negatif ketiga datang dari Pemerintah Amerika, nan terlihat mulai menyerang banyak bursa perdagangan lain seperti Kraken sebagai korban terbarunya. 

Saat ini SEC alias Securities and Exchange Commission terlihat menuntut Kraken atas operasionalnya sebagai bursa perdagangan aset berbasis sekuritas nan ilegal. 

Tuntutan ini menambahkan kekhawatiran bahwa bakal lebih banyak lagi bursa alias exchange nan diserang sehingga dapat mengurangi volume transaksi crypto secara signifikan. 

Analisis Harga Bitcoin

Seluruh kondisi ini telah membikin Bitcoin kembali bergerak turun ke pemisah bawah konsolidasinya sejak awal November 2023. Terlihat bahwa saat ini Bitcoin tetap terus konsolidasi di sekitar $38.000 hingga $36.000 nan membikin volatilitas tetap tinggi namun dengan volume nan rendah. 

Grafik Harian BTCUSD

Kondisi tersebut umumnya bukan kondisi optimal untuk Bitcoin bergerak naik sehingga saat ini terlihat bahwa lebih banyak trader nan menunggu hingga pasar kembali jelas. 

Tapi tetap, pada perdagangan hari ini, volume beli terus meningkat akibat banyaknya trader nan memanfaatkan koreksi kemarin untuk kembali mendorong nilai naik untuk mencari untung mini sebelum adanya kemungkinan nilai turun kembali pada perdagangan sesi Amerika. 

Jika pemisah bawah pada $36.000 sukses ditembus kembali dan Bitcoin turun, ada kemungkinan Bitcoin bakal turun ke wilayah $33.000 dan kemudian lanjut ke wilayah $30.000 kembali ke pemisah bawah nan kuat setelah apresiasi signifikan tahun ini. 

Semua koreksi kemungkinan terjadi apa jika Pemerintah Amerika tetap terus menghalang pertumbuhan crypto dimana sentimen negatif selanjutnya kemungkinan adalah penolakan ETF Bitcoin Spot. 

Oleh lantaran itu, trader dan penanammodal diharapkan tetap waspada dan menggunakan manajemen akibat agar tidak FOMO sehingga bisa terus bertransaksi denga naman meski banyak ketidakpastian. 

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber cryptoharian
cryptoharian