Berapa lama usia laptop alias desktop PC ? Kapan sebaiknya Anda upgrade laptop alias PC ? Usia laptop alias PC sering jadi argumen untuk membeli komputer baru. Saat usia komputer sudah tidak layak untuk digunakan bekerja oleh karyawan, ini artinya Anda kudu persiapkan biaya cukup besar untuk upgrade komputer kantor.
Ada beberapa perihal nan perlu Anda pertimbangkan saat upgrade laptop dan PC, baca selengkapnya di sini. Apalagi untuk upaya mini menengah kudu lebih ketat untuk pengadaan laptop dan desktop untuk karyawan. Pembelian laptop pastinya bakal diiringi beragam biaya lain, seperti: biaya perawatan, biaya instalasi aplikasi, penyimpanan, serta waktu dan biaya untuk menjual aset komputer lama.
Berapa Lama Usia Laptop dan Desktop ?
Usia laptop dan desktop PC nan panjang jadi daya tarik konsumen bisnis. Komputer nan bisa memperkuat lama dapat menghemat biaya pengadaan. Karena awet, perusahaan tidak perlu keluarkan banyak duit dalam waktu singkat. Uangnya dipakai untuk pengadaan laptop dan PC bisa dialihkan untuk perihal produktif lainnya. Apalagi untuk upaya mini menengah, pengadaan terlalu sering bakal menggangu cash flow nan terbatas.
Rata-rata usia laptop mencapai lima tahun. Perawatan rutin membikin usia laptop bisa lebih awet. Namun, untuk support aplikasi mungkin tidak lagi banyak nan mendukung. Ketersediaan support aplikasi dan sistem operasi jadi penyebab laptop tidak bisa digunakan lebih lama. Sedangkan, usia desktop PC bisa tiga tahun lebih lama, alias hingga delapan tahun. Komponen nan mudah diupgrade membikin usianya lebih panjang.
Kapan Saatnya Upgrade Laptop dan Desktop PC ?
Berikut ini adalah 10 tanda kapan Anda kudu upgrade laptop dan PC kantor:
1. Masalah Kompatibilitas saat Upgrade Hardware
Beberapa jenis laptop dan semua desktop PC bisa di-upgrade hardwarenya. Misalnya jika Anda mau tambah RAM dan tiba-tiba muncul masalah kompatibilitas, ini artinya komputer Anda sudah tidak mendukung hardware jenis terbaru. Masalah kompatibilitas nan terlalu kompleks kadang memaksa Anda untuk upgrade seluruh hardware di dalam komputer. Jika Anda menemui masalah ini, lebih baik beli desktop alias laptop baru saja.

2. Tidak Bisa Update Sistem Operasi
Setiap jenis sistem operasi punya usianya. Jika Anda nan rutin memperbarui sistem operasi Windows alias Mac masalah ini bisa diatasi dengan upgrade sistem operasi lebih dulu. Namun, jika komputer Anda sudah tidak kompatibel dengan sistem operasi terbaru lebih baik upgrade laptop saja. Lebih krusial dapat upgrade sistem operasi lantaran pastinya lebih aman, memperbaiki bug nan ada, dan meningkatkan produktivitas Anda di masa depan.
3. Tidak Dapat Dukungan Keamanan Lagi
Jika laptop dan desktop PC sudah tidak mendukung jenis sistem operasi terbaru, ini adalah awal dari musibah keamanan di perusahaan Anda. Selain sistem operasi, pastikan setiap aplikasi nan diinstal di komputer tetap mendapat pembaruan keamanan. Jika developer sudah tidak menyediakan pembaruan keamanan untuk sistem komputer Anda segera lakukan upgrade laptop alias desktop PC. Aplikasi dan sistem operasi nan tidak diupdate mempunyai banyak celah keamanan.
4. Terlalu Sering Servis Komputer
Servis komputer sering dilakukan lantaran dianggap lebih irit biaya dibanding beli komputer baru. Namun, apakah Anda juga menghitung biaya nan dikeluarkan untuk membawa komputer ke tukang servis. Apakah juga sudah dihitung biaya servisnya termasuk biaya perbaikan terus menerus di kemudian hari ? Apakah sudah menghitung berapa kerugian akibat hilangnya produktivitas tenaga kerja ? Coba bandingkan dengan biaya upgrade laptop baru, mana nan lebih irit ?

5. Spare Part Pengganti Sudah Tidak Dijual
Kerusakan nan cukup fatal, seperti layar retak, keyboard rusak, alias trackpad nan pecah harusnya membikin Anda berpikir untuk beli komputer baru. Meskipun bisa diperbaiki, namun belum tentu hardware alias spare part pengganti tersedia pasaran. Daripada Anda beli komponen jejak nan belum tentu original dan memperbaiki masalah lebih baik beli laptop alias PC baru saja.
6. Kipas Komputer Berisik
Salah satu tanda komputer bakal rusak total adalah kipasnya bekerja sangat keras meski tidak sedang digunakan untuk tugas berat. Hardware nan ketinggalan jaman tidak bakal sanggup menjalankan jenis terbaru sistem operasi alias aplikasi. Hardware bakal dipaksa bekerja ekstra sehingga membikin suhu naik dan kipas berputar lebih cepat. Jika Anda menemui masalah ini, segera tukar komputer baru.
7. Loading Aplikasi Sangat Lama
Perangkat keras nan tua tidak bisa mengimbangi aplikasi nan rutin mendapat update. Anda bisa menemukan info apakah komputer Anda tetap kompatibel dengan jenis terbaru aplikasi dengan mengecek Persyaratan Sistem Minimum dari setiap aplikasi. Daripada Anda menggunakan aplikasi jenis lama nan tidak kondusif lebih baik pertimbangkan untuk beli komputer baru.
8. Karyawan Butuh Performa Lebih Cepat
Pernahkah Anda menghitung berapa banyak kerugian akibat pekerjaan nan lambat lantaran komputer tua ? Jika Anda mau tenaga kerja bekerja lebih cepat, pertimbangkan untuk tukar komputer tua ke nan baru. Karyawan Anda bakal lebih bahagia, tidak stress akibat loading nan sangat lama. Komputer baru bisa buka aplikasi lebih cepat, tugas lebih sigap selesai, dan bisa langsung diteruskan ke bagian lain.

9. Masalah Multitasking nan Mengganggu
Jika menggunakan satu aplikasi saja sudah lemot, apalagi banyak aplikasi dalam waktu bersamaan. Komputer nan tidak kuat menjalankan satu alias dua aplikasi berbarengan susah untuk terus dipertahankan. Tanda saatnya Anda kudu beli laptop baru adalah saat pindah aplikasi terasa lambat (bahkan sampai error). Perlu Anda pahami bahwa dulu komputer hanya dirancang untuk membikin dokumen, sehingga susah menandingi kebutuhan sekarang saat komputer dibutuhkan untuk browsing, streaming, sampai editing.
10. Startup dan Shutdown Sangat Lama
Terakhir, tanda utama nan mengharuskan Anda upgrade laptop alias desktop PC adalah saat komputer terlalu lama saat booting. Coba bayangkan, untuk memulai dan matikan sistem saja sudah lama apalagi untuk menggunakan aplikasi nan lebih berat. Jangan minta bisa mulus beranjak aplikasi saat multitasking. Ditambah lagi, sistem operasi terus dapat pembaruan dan bakal menjadi semakin berat hari demi hari.
Kesimpulan
Jika Anda memutuskan untuk upgrade laptop alias PC, itu adalah keputusan bagus. Semoga Anda bisa temukan PC pengganti nan lebih baik. Jika kesulitan mencari PC nan bagus, kami bisa bantu Anda temukan solusi PC terbaik untuk perusahaan Anda. Perlu diketahui, upgrade PC bakal membikin tenaga kerja Anda happy lantaran bisa kerja lebih cepat.
Sedikit tips untuk laptop dan desktop PC baru. Setelah Anda mendapatkan komputer baru untuk bisnis, instal aplikasi dan antivirus nan diperlukan. Transfer info dari komputer lama dan sesuaikan pengaturan sesuai dengan kebijakan IT perusahaan Anda. Pastikan tenaga kerja Anda tahu langkah merawat laptop dan PC dengan baik agar perangkat tetap awet untuk dipakai bertahun-tahun ke depan.
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·