10 Penampilan Florence Pugh Terbaik & Terikonik

Sedang Trending 2 tahun yang lalu

Florence Pugh merupakan salah satu aktris nan sedang naik daun di perfilman dunia saat ini. Memulai karir di beberapa movie terbaik nan tidak mainstream, aktris Inggris ini mulai masuk dalam radar skena Hollywood A-lister era baru beberapa tahun belakangan. Mulai dari menjadi salah satu karakter di MCU hingga beradu akting dengan Cillian Murphy dalam “Oppenheimer” nan sedang meledak di musim penghargaan.

Florence Pugh juga bakal menjadi salah satu pemain baru nan ikut meramaikan “Dune: Part Two” nan sangat diantisipasi. Bukan tanpa alasan, Pugh memang menjadi aktris dengan talenta berakting nan kuat serta karisma alaminya sebagai publik figur. Berikut sederet movie dengan penampilan Florence Pugh terbaik dan terikonik. Mulai dari movie komedi, horor, hingga period drama.

The Falling (2014)

Florence Pugh debut melalui movie drama “The Falling”. Dimana dia beradu akting dengan aktris dari Game of Thrones, Maisie William. Berlatar di sekolah Kaltolik unik perempuan, kejadian tidak bisa terjadi ketika salah siswi pingsan dan menular ke siswi-siswi lainnya. Peristiwa ini terinspirasi dari kisah nyata, kurang lebih cukup serupa dengan kejadian kerasukan masal nan kerap terjadi di Indonesia.

Pugh dan William beradu akting sebagai dua sahabat. Meski bukan menjadi bintang utama, Florence Pugh tampil berkesan dalam movie bergenre drama psiskologi dengan nuansa nan suram dan skena nan cukup sederhana ini.

Lady Macbeth (2016)

“Lady Macbeth” merupakan movie nan mulai membikin aktris ini dipertimbangkan di skena perfilman internasional. Dalam movie period drama ini, Florence Pugh menjadi bintang utama sebagai Lady Macbeth. Ia menikah dengan tuan tanah nan sudah tua dan dingin, hanya sebagai status sosial.

Karena tidak mendapatkan kehangatan dalam pernikahannya, Lady Macbeth menjalin hubungan gelap dengan salah satu pelayan laki-laki nan bekerja untuk suaminya. Florence Pugh menjadi salah satu aktris nan berani tampil totalitas dalam segmen menggiurkan sejak awal karirnya, ditandai dengan movie ini.

Malevolent (2018)

Sebelum terkenal melalui “Midsommar”, Pugh membintangi movie seram berjudul “Malevolent”. Ia berkedudukan sebagai mahir paranormal abal-abal berbareng kerabat laki-lakinya demi mendapatkan uang. Suatu hari, dia mendapatkan pekerjaan seperti sebelum-sebelumnya untuk mengatasi rumah berhantu.

Tanpa mereka ketahui, kejadian paranormal nan selama ini tidak mereka seriusi akhirnya betul-betul mereka temukan di kediaman tersebut. Mereka pun terjebak dalam situasi dimana keahlian abal-abal mereka tidak bisa menyelamatkan mereka.

Fighting with My Family (2019)

“Fighting with My Family” merupakan movie drama komedi family nan diadaptasi dari family pegulat Amerika Serikat sungguhan, family Knight. Florence Pugh beradu akting dengan Lena Headey dan Dwayne Johnson dalam movie ini.

Keluarga Knight mencari nafkah melalui panggung gulat mini dan upaya keluarga. Hingga anak-anak mereka mempunyai kesempatan lebih besar dengan tampil di World Wrestling Entertainment (WWE). Florence Pugh berkedudukan sebagai Saraya nan kemudian mempunyai nama panggung Paige. Film ini menjadi movie biopik nan didramatisir dengan sentuhan komedi nan menghibur.

Midsommar (2019)

“Midsommar” menjadi momen breakthrough dari karir akting Florence Pugh sebagai protagonis wanita dalam movie horor. Berperan sebagai Dani, wanita nan belum sembuh dari rasa berkabung dan trauma atas kematian semua personil keluarganya. Ia diundang untuk menghabiskan musim panas di pedalaman Swedia dengan sekelompok organisasi misterius.

Ari Aster selalu mendapatkan aktris dengan kualitas akting terbaik sebagai protagonis di movie film horornya, termasuk Florence Pugh. Kesuksesan movie ini tak hanya membesarkan nama Pugh, namun juga nama Ari Aster nan semakin bertambah kreditnya di bumi perfilman global.

Little Women (2019)

Ketika rilis pada 2019, remake dari “Little Women” oleh Greta Gerwig sangat antisipatif lantaran A-lister mudanya. Mulai dari Saoirse Ronan, Timothee Chalamet, Emma Watson, Eliza Scanlen, dan Florence Pugh nan berkedudukan sebagai Amy March. Berbeda dengan perannya dalam “Lady Macbeth”, dalam movie period drama ini dia berkedudukan sebagai anak bungsu nan anggun.

Setiap aktris dalam “Little Women” mempunyai spotlight nan seimbang. Termasuk Florence Pugh nan juga mempunyai porsi cukup untuk menunjukan aktingnya dalam movie ini.

Black Widow (2021)

Ketika seorang tokoh rising star sukses menarik perhatian MCU, status ‘populer’ bakal semakin solid. Setelah tokoh nan sebelumnya terkenal di skena indie seperti Benedict Cumberbatch hingga Brie Larson, Florence Pugh juga menjadi artis nan semakin kuat posisinya di panggung mainstream berkah di-casting untuk berkedudukan sebagai karakter krusial dalam MCU.

Mungkin bukan sebagai superhero utama, Florence Pugh sekarang adalah persona dari Yelena Belova di skena live-action. Diperkenalkan sebagai adik Natasha Romanoff namalain Black Widow, kehadiran Pugh sebagai Yelena dengan aksen khasnya meninggalkan kesan nan kuat dan disambut dengan baik oleh fans MCU.

Hawkeye (2021)

Florence Pugh tetap berkedudukan sebagai Yelena dalam serial “Hawkeye”. Kali ini menjadi antagonis nan hendak melancarkan balas dendam atas kematian Natasha, Pugh tampil lebih badass tanpa kehilangan selera humornya. Banyak hubungan ikonik tercipta antara Kate Bishop dengan Yelana dalam serial ini.

Perjalanan Florence Pugh di MCU juga tetap bakal bersambung ke “Thuderbolts” nan tetap baru bakal rilis pada 2025. Tak hanya berakting di film-film non-superhero, melalui peran ini kita bisa memandang gimana Pugh terbuka untuk beragam projek film. Baik movie drama serius, hingga epic fantasy.

The Wonder (2022)

“The Wonder” merupakan movie Florence Pugh terbaru nan underrated, tersembunyi di katalog Netflix. Dalam movie period drama ini, Pugh berkedudukan sebagai Lib Wright, seorang perawat. Ia ditugaskan untuk menginvestigasi kejadian tidak biasa di pelosok Irlandi. Dimana seorang remaja bisa memperkuat berhari-hari tanpa makan dan minum.

Bagi orang setempat dan keluarganya, ini adalah kejadian suci nan berkarakter ilahi, Namun Lib berupaya mencari penjelas logis nan akhirnya bakal terungkap dengan kebenaran menghancurkan hati. Tak hanya naskahnya nan menarik, ini juga menjadi salah satu penampilan terbaik dari Pugh.

Don’t Worry Darling (2022)

“Don’t Worry Darling” memang bukan movie dengan gambaran paling sukses selama masa promosi dan penayangannya. Ketidakhadiran Florence Pugh dalam banyak konvensi press juga sempat menimbulkan asumi-asumsi negatif bakal movie garapan Olivia Wilde ini. Namun Florence Pugh sebagai bintang utama justru menjad aktris nan meng-carry akting sepanjang movie ini.

Berperan sebagai Alice, dia adalah istri dengan kehidupan sempurna dan nyaman semenjak suaminya bekerja di kota berjulukan Victory. Namun ketika seorang istri pendatang baru menghilang secara misterius, Alice berupaya mencari kebenaran di kota tempat tinggalnya tersebut. Meskipun bukan movie terbaik, “Don’t Worry Darling” tidak seburuk nan dikatakan media.

Selengkapnya
Sumber cultura
cultura