Stop simpan rempeyek dengan cara salah! Ikuti 3 trik ini biar tetap krispi dan nggak bau tengik

Sedang Trending 10 bulan yang lalu
Stop simpan rempeyek dengan langkah salah! Ikuti 3 trik ini biar tetap krispi dan nggak aroma tengik

foto: YouTube/CIPLIS OFFICIAL

- Saking cintanya sama rempeyek, kadang kita pengen nyetok se-toples penuh di rumah, kan? Biar jika lagi pengen ngemil alias butuh kawan makan nasi pecel, tinggal "kriuk". Praktis banget! Apalagi jika rempeyeknya pakai isian kacang alias udang, beuh, rasanya jadi makin spesial.

Tapi, ada satu masalah klasik nan nyebelin banget: baru disimpan dua hari, eh rempeyeknya udah melempem dan baunya jadi asing namalain tengik. Padahal tutup toplesnya sudah rapat. Kalau sudah begini, jadi malas mau makan, kan?

Biasanya sih, kita asal cemplungin aja rempeyek ke toples setelah ditirisin sebentar. Ternyata, langkah itu salah besar, lho! Menurut seorang pengguna YouTube dari channel CIPLIS OFFICIAL, ada trik unik nan kudu dilakukan sebelum rempeyek masuk toples. Trik ini simpel banget, tapi efeknya luar biasa untuk menjaga kerenyahan dan mencegah aroma tengik.

Yuk, kita bongkar rahasianya biar stok rempeyek di rumahmu awet kriuknya!

Langkah 1: Tiriskan Sampai Benar-Bener Kering

Stop simpan rempeyek dengan langkah salah! Ikuti 3 trik ini biar tetap krispi dan nggak aroma tengik

foto: YouTube/CIPLIS OFFICIAL

Ini adalah langkah pertama dan paling krusial. Seperti nan ditunjukkan dalam video dari channel YouTube CIPLIS OFFICIAL sebagaimana dilansir oleh BrilioFood, rempeyek nan baru matang digoreng kudu ditiriskan sampai minyaknya betul-betul turun.

Jangan hanya ditiriskan di saringan sebentar. Sebaiknya, pindahkan rempeyek ke wadah lebar nan sudah dialasi tisu dapur penyerap minyak alias letakkan di rak kawat (cooling rack) agar sirkulasi udaranya bagus dan minyak bisa turun maksimal. Sabar sedikit di tahap ini demi kerenyahan hakiki, ya!

Stop simpan rempeyek dengan langkah salah! Ikuti 3 trik ini biar tetap krispi dan nggak aroma tengik

foto: YouTube/CIPLIS OFFICIAL

Langkah 2: Siapin "Kasur" di Dalam Toples

Stop simpan rempeyek dengan langkah salah! Ikuti 3 trik ini biar tetap krispi dan nggak aroma tengik

foto: YouTube/CIPLIS OFFICIAL

Selanjutnya, siapkan toples andalanmu nan bersih dan kering. Eits, jangan langsung diisi! Kita perlu siapkan "kasur" penyerap minyak di bagian dasarnya.

Ambil satu alias dua lembar kertas minyak (kertas nasi), lampau letakkan di dasar toples. Pastikan bagian nan licin alias mengilap (sisi plastiknya) berada di bagian bawah, menempel ke dasar toples. Tujuannya agar sisa minyak kelak terserap oleh sisi kertasnya, bukan menggenang di lapisan plastiknya.

Langkah 3: Atur Posisi Berdiri, Jangan Tiduran!

Stop simpan rempeyek dengan langkah salah! Ikuti 3 trik ini biar tetap krispi dan nggak aroma tengik

foto: YouTube/CIPLIS OFFICIAL

Ini dia game changer-nya. Saat memasukkan rempeyek ke dalam toples, jangan diletakkan dalam posisi tidur alias ditumpuk begitu saja. Susun rempeyek satu per satu dengan posisi berdiri dan tertata rapi.

Kenapa kudu berdiri? Simpel, biar "gravitasi" ngebantuin kita! Sisa-sisa minyak nan mungkin tetap menempel di rempeyek bakal perlahan turun ke bawah dan terserap oleh kertas minyak nan sudah Anda siapkan tadi. Kalau posisinya tiduran, minyak malah bakal menggenang di permukaan rempeyek itu sendiri. Nah, genangan minyak inilah nan jadi biang kerok rempeyek jadi melempem dan aroma tengik.

Setelah semua rempeyek tersusun rapi, tutup toples sampai betul-betul rapat. Udara nan masuk adalah musuh utama kerenyahan.

Dengan langkah ini, rempeyek buatanmu, apa pun jenis isiannya, dijamin bakal tetap kriuk, renyah tahan lama, dan bebas aroma apek. Jadi, sekarang nggak ada lagi kamusnya rempeyek melempem. Yuk, langsung praktikkin!

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Q: Apakah bahan toples berpengaruh? Lebih baik kaca alias plastik?

A: Toples kaca umumnya lebih baik untuk menyimpan makanan renyah seperti rempeyek. Kaca berkarakter non-porous (tidak berpori) sehingga 100% rapat udara jika tutupnya berbobot baik dan tidak menyerap aroma dari makanan. Toples plastik, terutama nan kualitasnya kurang baik, kadang tetap bisa membikin udara masuk dan bisa menyerap aroma minyak tengik dari waktu ke waktu.

2. Q: Rempeyek saya sudah terlanjur agak melempem. Apakah trik ini bisa membuatnya renyah kembali?

A: Trik ini berfaedah untuk mencegah rempeyek menjadi lempem, bukan mengembalikannya. Namun, Anda bisa "menyelamatkan" rempeyek nan agak melempem dengan langkah memanggangnya kembali di oven dengan suhu rendah (sekitar 100-120°C) selama 5-10 menit alias menggunakan air fryer selama beberapa menit. Pastikan rempeyek betul-betul dingin setelah dipanaskan ulang sebelum menyimpannya dengan langkah di atas.

3. Q: Jika tidak ada kertas minyak, apa pengganti lain nan bisa digunakan sebagai dasar toples?

A: Kamu bisa menggunakan beberapa lembar tisu dapur tebal (paper towel) sebagai alternatif. Tisu dapur punya daya serap nan sangat baik. Hindari menggunakan kertas surat kabar alias kertas HVS biasa lantaran tintanya bisa luntur dan tidak kondusif untuk makanan (non food-grade).

4. Q: Apakah jenis isian (kacang, teri, rebon) memengaruhi langkah penyimpanan?

A: Caranya tetap sama, namun Anda perlu lebih waspada pada rempeyek dengan isian seperti teri alias udang rebon. Isian berbasis hewani ini condong lebih mudah menyerap kelembapan dan menjadi tengik jika tetap ada sisa minyak. Jadi, pastikan proses penirisan dan penyimpanan vertikalnya dilakukan dengan lebih teliti.

5. Q: Di mana sebaiknya saya meletakkan toples rempeyek agar lebih awet?

A: Letakkan toples di tempat nan sejuk, kering, dan terhindar dari paparan sinar mentari langsung. Sinar mentari bisa meningkatkan suhu di dalam toples, menciptakan uap air, dan membikin minyak lebih sigap tengik. Hindari meletakkannya di dekat kompor alias sumber panas lainnya.

(brl/tin)

Selengkapnya
Sumber Info Kuliner briliofood
Info Kuliner briliofood