foto: YouTube/Yuli Filza modified by ChatGPT AI
- Siapa sih nan bisa nolak pesona kriuknya rempeyek? Mau jadi kawan makan nasi, lauk tambahan, alias sekadar camilan buat nonton serial favorit, rempeyek emang nggak pernah salah. Rasa gurih dan teksturnya nan renyah itu lho, betul-betul bikin susah berakhir ngunyah!
Banyak nan bilang, kunci rempeyek super renyah itu ada di campur-campur tepung. "Katanya" sih, tepung beras kudu ditambah tepung maizena alias tapioka biar hasilnya lebih krispi dan tahan lama. Tapi, pernah nggak Anda coba resep itu dan hasilnya malah zonk?
Nah, Anda nggak sendirian. Seorang pengguna YouTube dengan channel Yuli Filza juga pernah merasakan perihal nan sama. Dia curhat jika penambahan tepung lain malah bikin tekstur rempeyeknya jadi aneh.
"Hasilnya itu selalu keras dan justru agak berminyak, gitu," ceritanya lewat video YouTube Yuli Filza nan dilansir oleh BrilioFood.
Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya Yuli Filza menemukan formula jitu. Ternyata, bikin rempeyek nan renyahnya juara itu cukup pakai satu jenis tepung aja, ialah tepung beras! Tapi tentu ada triknya biar hasilnya nggak lembek, nggak berminyak, dan tampilannya tetap cantik. Penasaran? Yuk, kita bedah caranya!
Langkah 1: Siapin Bumbu dan Adonan Ajaibnya
foto: YouTube/Yuli Filza
Pertama, siapkan "otak" dari rasa rempeyek, ialah bumbunya. Haluskan 3 butir kemiri, 3 siung bawang putih, 2 lembar daun jeruk, 1 sdt garam, 1 sdt ketumbar bubuk, penyedap rasa secukupnya, dan sekitar 1/2 cm kunyit biar warnanya cakep.
Kalau ramuan sudah halus, campurkan ke dalam wadah berisi 250 gr tepung beras. Nah, ini dia salah satu kunci utamanya: tambahkan 1 butir kuning telur.
Menurut Yuli Filza, telur ini ngaruh banget ke hasil akhir. Pastikan Anda hanya pakai bagian kuningnya ya. Hindari pakai putih telur, lantaran justru bagian itu nan bisa bikin adukan rempeyek jadi mudah lembek dan menyerap banyak minyak pas digoreng.
Langkah 2: Atur Kekentalan Adonan
foto: YouTube/Yuli Filza
Setelah semua bahan tadi masuk, tuangkan 300 ml air. Biar hasilnya mulus, tuang airnya sedikit demi sedikit sembari terus diaduk, ya. Ini krusial biar adukan nggak ada nan bergerindil.
Soal kekentalan, Anda bisa sesuaikan dengan seleramu. Kalau suka rempeyek nan agak tebal tapi tetap renyah, cukup pakai 250 ml air. Tapi jika Anda tim rempeyek tipis krispi, takaran 300 ml air adalah pilihan nan pas. Walaupun adonannya kelak terlihat encer, jangan khawatir. Yuli Filza menjamin hasilnya tetap top.
"Biarpun bikinnya agak tebal, tapi resep untuk ini hasilnya itu tidak keras," ungkapnya.
foto: YouTube/Yuli Filza
Langkah 3: Teknik Menggoreng Anti Gagal
foto: YouTube/Yuli Filza
Panaskan minyak baru nan cukup banyak di wajan. Nah, ini trik kedua nan nggak kalah penting: jangan kombinasi semua kacang tanah ke dalam mangkuk adonan! Kenapa? Biar takaran kacangnya pas di setiap rempeyek nan Anda goreng. Caranya, ambil satu sendok sayur adonan, baru deh taruh segenggam potongan kacang tanah di atasnya, lampau kombinasi sejenak di sendok itu.
Kalau minyak sudah betul-betul panas, tuang adukan dari pinggir wajan dan biarkan adonannya mengalir ke tengah. Goreng dengan api sedang. Sambil digoreng, siram-siram bagian atas rempeyek dengan minyak panas. Trik krusial ketiga: nggak perlu dibolak-balik! Membolak-balik rempeyek hanya bakal membuatnya menyerap lebih banyak minyak.
Tunggu saja sampai minyak di wajan terlihat lebih tenang dan warna rempeyek berubah jadi kuning keemasan. Itu tandanya sudah matang. Langsung angkat dan tiriskan dengan posisi berdiri agar sisa minyaknya turun. Hasilnya? Rempeyek nan super renyah, mulus, dan pastinya nggak bikin enek lantaran berminyak!
foto: YouTube/Yuli Filza
Gimana, mudah banget, kan? Nggak perlu lagi deh takut kandas bikin rempeyek. Selamat mencoba, ya!
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Q: Selain kacang tanah, apa saja isian lain nan lezat untuk rempeyek?
A: Tentu saja bisa! Kamu bisa berkarya dengan isian lain seperti kacang hijau nan sudah direndam, teri medan, udang rebon, alias apalagi irisan daun bayam untuk membikin rempeyek bayam nan krispi. Caranya tetap sama, campurkan isian per sendok adukan sebelum digoreng.
2. Q: Bagaimana langkah menyimpan rempeyek agar tetap renyah dalam waktu lama?
A: Kunci utamanya adalah pastikan rempeyek sudah betul-betul dingin sebelum disimpan. Simpan dalam toples alias wadah nan rapat udara. Untuk hasil maksimal, Anda bisa memasukkan satu balut mini silica gel food grade ke dalam toples untuk menyerap sisa kelembapan.
3. Q: Kenapa rempeyek saya kadang terasa agak pahit setelah digoreng?
A: Rasa pahit biasanya disebabkan oleh beberapa hal: bawang putih nan ikut gosong saat digoreng, penggunaan minyak nan sudah dipakai berkali-kali, alias kunyit nan terlalu banyak. Pastikan menggoreng dengan api sedang agar matangnya merata dan tidak sigap gosong.
4. Q: Bolehkah menambahkan santan ke dalam adukan untuk rasa nan lebih gurih?
A: Boleh banget! Menambahkan santan (terutama santan segar) bakal membikin rasa rempeyek jadi jauh lebih gurih dan medok. Kamu bisa mengganti sebagian takaran air dengan santan encer. Misalnya, gunakan 150 ml santan encer dan 150 ml air.
5. Q: Saat menggoreng, adukan saya sering rontok dan mengotori minyak. Bagaimana langkah mengatasinya?
A: Hal ini biasanya terjadi lantaran adukan terlalu kental alias minyak belum cukup panas saat adukan dituang. Pastikan adukan mempunyai kekentalan nan pas (tidak terlalu berat) dan tuang hanya ketika minyak sudah betul-betul panas. Menuang dari pinggir wajan juga membantu adukan menempel dan terbentuk dengan baik.
(brl/tin)
7 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·