Penyebab Motor Matic Mengeluarkan Bunyi Berisik

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Sepeda motor nan bermasalah, biasanya bakal memunculkan bunyi abnormal. Bunyi tersebut bisa berasal dari mesin, transmisi, kaki-kaki, ataupun bodi motor. Pada tulisan kali ini, bakal kita telaah penyebab bunyi ribut dari motor matic. Simak tulisan ini selengkapnya, dan pasang telinga kalian lebar lebar.

CVT

Penyebab bunyi motor matic nan paling sering terjadi ada di sektor transmisi otomatisnya. Bunyi kasar pada area CVT biasanya disebabkan bearing nan rusak. Jika bunyi kasar timbul saat mesin motor hidup di stasioner, umumnya bearing bak CVT kalian nan rusak.

Sekarang coba pasang standar tengah motor matic kalian, lampau putar roda belakang dengan kondisi mesin mati. Jika terdengar bunyi kasar dari area CVT bagian belakang, kemungkinan besar bearing pully belakang motor matic kalian nan sudah kudu diganti. Selain itu, CVT juga bisa mengeluarkan bunyi decit saat berakselerasi. Bunyi decit ini akibat belt nan selip dengan pully. Solusinya bisa dengan membersihkan belt dengan pembersih non-solvent agar terbebas dari debu dan grease.

Mesin

Untuk area mesin, bunyi kasar bisa dideteksi dari sumber suaranya. Jika bunyi ribut seperti bunyi gemericik pada area cylinder head, biasanya noken as, pelatuk, alias bearing noken as nan sudah rusak. Jika bunyi ada di area cylinder block, kemunkinan terbesarnya adalah piston dan ring piston nan kena. Tapi jika bunyi ribut seperti bunyi ketukan di area tengah mesin, waspadalah area setang piston nan menuntut penggantian.

Baca juga : Fungsi Grease Pada CVT Motor Matik

Selain area mesin, kipas pendingin juga bisa jadi penyebab bunyi ribut di motor matic. Bunyi ribut biasanya terjadi akibat baut kipas nan kendur sehingga membikin putaran kipas jadi tidak seimbang. Hasilnya, bakal muncul bunyi gerung alias berdesing dari area kanan mesin tempat kipas berada.

Selengkapnya
Sumber Informasi Otomotif Deltalube
Informasi Otomotif Deltalube