Pahami Tanda Bahaya Bayi Usia 4 Bulan Belum Bisa Angkat Kepala Sendiri

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Setiap anak mempunyai perkembangannya masing-masing. Namun, wajarkah jika bayi usia empat bulan belum bisa mengangkat kepalanya sendiri?

Mengangkat kepala merupakan salah satu perkembangan nan ditunggu oleh orang tua. Ketika bayi sudah mengangkat kepalanya, Bunda dan Ayah bisa berinteraksi langsung dengan anak dan menggendong mereka dengan lebih mudah.

Umumnya, bayi mulai melatih otot-ototnya ketika berumur satu sampai dua bulan. Otot nan terlatih mulai dari leher belakang, bahu, hingga punggung.


Hal ini turut diungkapkan oleh master mahir anak, Dr. dr. Wiyarni Pambudi Sp.A, IBCLC. Ia menyebut otot-otot ini nan dibutuhkan agar anak bisa mengangkat kepalanya.

"Saat bayi berumur antara satu sampai dua bulan, secara berjenjang dia bakal melatih kekuatan otot-otot belakang leher, bahu, dan punggung nan dibutuhkan untuk mengangkat kepalanya," jelasnya ketika diwawancara HaiBunda belum lama ini.

Saat bayi dibaringkan tengkurap di usia dua bulan, mereka mungkin sudah bisa mengangkat kepalanya selama beberapa detik. Meski singkat, perihal ini kudu terus diulang agar bayi bisa mengontrol kepalanya dengan baik.

Setelah fase ini, tepatnya di usia tiga sampai empat bulan, Si Kecil bisa diajari bergulir dari posisi tidur telentang ke posisi tengkurap. Bunda perlu mencari permukaan datar nan stabil dan empuk.

Selain itu, pastikan Bunda memberikan beragam macam stimulasi, ya. Ajari juga langkah berbalik dari tengkurap ke telentang.

"Berikan stimulasi mainan berwarna cerah agar bayi nyaman bermain selagi tengkurap. Ajari juga langkah berbalik dari tengkurap ke telentang," tambah dr. Wiyarni.

Meski begitu, gimana jika bayi belum bisa mengangkat kepalanya di usia 4 bulan, ya?

Bahaya bayi 4 bulan belum bisa mengangkat kepala

Menanggapi kasus ini, dr. Wiyarni menyebut bayi nan berumur dua bulan mungkin tetap mengalami kesulitan untuk mengontrol kepalanya menjadi tegak. Namun, jika bayi usia empat bulan belum bisa tengkurap dan bergulir sendiri, maka Bunda perlu membawa mereka ke master untuk melakukan rehabilitasi.

"Nah jika di usia 2 bulan tetap ada 'head lag' namalain kesulitan mengontrol kepala tegak namalain usia 4 bulan bayi belum bisa tengkurap dan bergulir mandiri, sebaiknya berkonsultasi ke master anak agar diperiksa kegunaan neuromotoriknya," ujarnya.

"Terkadang dibutuhkan support master rehab medik untuk mengatasi keterlambatan motorik ini," sambung dr. Wiyarni.

Selain bisa tengkurap dan berguling, kira-kira apa saja perkembangan bayi usia 4 bulan ya, Bunda? Simak selengkapnya pada laman berikutnya, yuk.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Selengkapnya
Sumber Info Kesehatan Kincaimedia
Info Kesehatan Kincaimedia