Nasional, BANGBARA.COM – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi sekaligus tokoh Nahdliyin senior, Mahfud MD, menyoroti memanasnya bentrok internal nan belakangan mencuat di tubuh Nahdlatul Ulama (NU).
Menurutnya, akar persoalan bukan sekadar perbedaan tafsir AD/ART, tetapi berasosiasi erat dengan proyek dan izin tambang nan sudah lama menjadi pembicaraan di internal organisasi.
Melalui kanal YouTube pribadinya nan tayang Selasa, 2 Desember 2025, Mahfud mengungkapkan bahwa dinamika PBNU saat ini telah bergeser dari tradisi keulamaan dan peran sosial-keagamaan nan dulu menjadi fondasi utama organisasi terbesar di Indonesia tersebut.
Akar Konflik Disebut Berhubungan dengan Proyek Tambang
Mahfud MD secara tegas menilai bahwa pertentangan internal PBNU berasal dari kepentingan proyek tambang.
Baca Juga: Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp900 Juta untuk Pemulihan Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Ia menyebut rumor tersebut sudah lama dibicarakan secara tidak resmi dan sekarang mencuat ke permukaan seiring makin terbukanya info publik.
“Ini asal-muasalnya soal tambang. Dulu ketika saya bilang itu kan belum ada nan bilang, nah sekarang mereka semua juga sudah bilang bahwa ini memang asal-asalnya tambang,” ujarnya.
Menurut Mahfud, gesekan nan terjadi bukan murni lantaran perbedaan pandangan organisatoris, tetapi mempunyai benang merah dengan kepentingan upaya dan akses perizinan upaya nan melibatkan sejumlah pihak di internal.
Kerinduan Akan NU nan Kembali ke Tradisi Keulamaan
Ia kemudian membandingkan kondisi NU saat ini dengan masa-masa ketika organisasi lebih konsentrasi pada aktivitas sosial-keagamaan.
Baca Juga: KPK Dalami Dugaan TPPU Rp100 Miliar Eks Bupati Tanah Bumbu, Audit PBNU 2022 Jadi Sorotan
Mahfud menyampaikan kerinduannya pada NU nan berorientasi pada nilai keulamaan dan tidak terlibat dalam perebutan proyek maupun urusan bisnis.
“Saya merindukan NU nan alim pada ulama, tidak rebutan proyek. Gak ada itu urusan ngurus perusahaan, ngurus tambang, ngurus itu dulu gak ada,” tuturnya.
Menurutnya, masuknya kepentingan ekonomi ke dalam dinamika organisasi menyebabkan perubahan karakter PBNU dan perlahan menjauh dari nilai-nilai nan selama ini dijaga oleh para ustadz pendiri.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·