KPK Dalami Dugaan Permainan Pengadaan Lahan Whoosh: Tanah Negara Dijual Kembali ke Negara?

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Nasional, BANGBARA.COM — Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) alias Whoosh kembali menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan adanya penyelidikan baru mengenai dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahannya.

Penyelidikan ini menambah panjang daftar persoalan nan sebelumnya juga mencakup indikasi mark up anggaran proyek strategis nasional tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyelidikan nan tengah berjalan sekarang konsentrasi pada penelusuran lebih dalam mengenai proses pengadaan lahan nan digunakan sebagai jalur kereta cepat.

Dalam proses ini, sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun, Budi tidak merinci jumlah maupun identitas pihak nan sudah diperiksa.

Baca Juga: Ketua Komisi III DPR Luruskan Hoaks KUHAP Baru: Penyadapan Wajib Izin Hakim, Pemeriksaan Harus Direkam

“KPK mendalami gimana proses pengadaan dilakukan, termasuk siapa saja pihak nan berkedudukan dalam pembebasan lahan jalur kereta sigap itu,” ujar Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 17 November 2025.

Meski demikian, dia menegaskan bahwa pihak-pihak nan dipanggil adalah mereka nan diduga mengetahui sistem pengadaan maupun alur pembebasan lahan nan sekarang menjadi sorotan.

Ketika ditanya lebih jauh mengenai jumlah pihak nan telah diperiksa, Budi hanya memberikan gambaran bahwa pemanggilan sudah dilakukan terhadap cukup banyak orang dan pemeriksaan bakal terus berlanjut.

Namun, lantaran penyelidikan tetap berlangsung, identitas para pihak belum dapat diungkapkan ke publik.

Budi menjelaskan bahwa seluruh keterangan nan dikumpulkan bakal dianalisis berbareng info lain nan sudah lebih dulu diterima oleh interogator KPK.

Baca Juga: Densus 88 Ungkap Pola Baru Rekrutmen Terorisme terhadap Anak Lewat Ruang Digital, 110 Korban Disebut Terdampak

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses penyelidikan melangkah secara objektif dan terukur. “Informasi itu nantinya bisa saling mendukung dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Salah satu rumor nan sekarang kembali mencuat adalah dugaan adanya tanah milik negara di jalur Whoosh nan justru dijual kembali kepada negara.

Budi memastikan bahwa dugaan tersebut juga menjadi bagian dari penyelidikan. “Termasuk itu, kami tetap terus mendalami info nan kami peroleh,” tegasnya.

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara