Komisi Reformasi Polri Rapat Perdana, Jimly Asshiddiqie Umumkan Akan Tambah Satu Anggota Perempuan dan Rutin Gelar Public Hearing

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Nasional, BANGBARA.COM — Komisi Percepatan Reformasi Polri buatan Presiden Prabowo Subianto resmi menggelar rapat perdana di Mabes Polri, Jakarta, pada Senin (10/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Komisi, Jimly Asshiddiqie, membeberkan sejumlah keputusan krusial nan bakal menjadi arah kerja komisi selama tiga bulan ke depan.

Salah satu keputusan utama adalah rencana penambahan satu personil perempuan untuk melengkapi susunan tim.

Jimly menyebut langkah itu merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo, nan menilai pentingnya keterwakilan perempuan dalam struktur komisi.

Keterwakilan Perempuan, Arahan Langsung dari Presiden Prabowo

“Insya Allah minggu depan bakal ada tambahan satu orang, seorang ibu-ibu. Namanya belum saya sebut, tapi ini sesuai pengarahan Presiden agar ada keterwakilan perempuan,” ujar Jimly dalam konvensi pers usai rapat.

Baca Juga: Jusuf Kalla Ungkap Modus Mafia Tanah: Dari Rekayasa Hukum hingga Pemalsuan Identitas, Minta Pemerintah Tegas Berantas Sindikat

Jimly menambahkan, kehadiran tokoh wanita tersebut juga menjadi langkah antisipatif agar tidak muncul kritik publik mengenai kurangnya representasi wanita dalam tim.

“Daripada kelak ada protes dari aktivitas perempuan, Presiden sendiri nan mengusulkan agar ada satu perempuan. Namanya sudah ada, tinggal diteken,” imbuhnya.

Meski belum menyebut identitasnya, Jimly memastikan bahwa sosok tersebut sudah ditunjuk langsung oleh Presiden dan bakal segera diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.

Kerja Maraton Tiga Bulan, Rutin Gelar Public Hearing

Selain pembahasan personil baru, Jimly juga menegaskan bahwa tim reformasi bakal bekerja maraton selama tiga bulan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan kepada Presiden.

“Kami sudah sepakat seminggu sekali mengadakan rapat rutin, pertemuan lengkap. Selama tiga bulan diharapkan sudah bisa melaporkan dan merekomendasikan kebijakan nan perlu ditempuh,” jelasnya.

Baca Juga: Kapolri Masuk Komisi Reformasi Polri Bentukan Prabowo, Jimly Asshiddiqie Sebut Sinergi Dua Tim untuk Reformasi Cepat dan Terukur

Tak hanya rapat internal, Jimly juga mengungkapkan bahwa komisi bakal rutin menggelar public hearing alias forum dengar pendapat setiap minggu untuk menjaring aspirasi publik.

“Dalam seminggu sekali itu, kami bakal adakan public hearing, tatap muka, dan shopping masalah. Kami bakal undang kalangan kampus, BEM mahasiswa, ormas, dan LSM,” terangnya.

Langkah ini, menurut Jimly, krusial agar reformasi Polri tidak hanya menjadi pekerjaan birokratis, tetapi juga melibatkan pandangan masyarakat secara luas.

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara