Sepertinya tidaklah susah menemukan bagian dari kendaraan kita nan dibalut dengan krom. Krom sudah lumrah diaplikasi sebagai bagian dari sisi estetika kendaraan mobil dan motor. Namun, lapisan ini sebenarnya cukup ringkih terhadap oksidasi. Seringkali, tanpa disadari, kebiasaan sepele sehari-hari justru menjadi penyebab utama pudarnya kilau krom tersebut. Berikut ini kami jabarkan mengenai beberapa kebiasaan nan membikin part krom sigap kusam dan berkarat.
Membiarkan Sisa Air Hujan Mengering
Air hujan mengandung kadar masam nan cukup tinggi dan partikel polusi. Jika dibiarkan mengering sendiri di atas permukaan krom, air tersebut bakal meninggalkan water spot alias jamur. Jika tidak segera dibersihkan, unsur masam ini bakal mengikis lapisan pelindung krom dan memicu timbulnya titik-titik karat.
Mencuci Kendaraan Saat Masih Panas
Tidak sedikit pemilik nan langsung mengguyur kendaraan dengan air sesampainya di rumah dalam kondisi mesin panas. Perubahan suhu nan drastis dapat membikin lapisan krom memuai dan menyusut secara paksa. Hal ini berisiko memicu retak rambut lembut nan membikin kotoran lebih mudah mengendap dan membikin warna krom tampak berkabut alias kekuningan.
Gunakan Sabun Cuci Piring alias Detergen Bubuk
Sabun cuci piring alias detergen busana mempunyai kandungan kimia nan keras dan berkarakter korosif untuk lapisan logam. Penggunaan jangka panjang bakal mengikis coating pelindung krom, sehingga logam di bawahnya kehilangan kilau alaminya. Sebaiknya, gunakan sampo unik kendaraan dengan pH netral.
Tidak Dibilas Setelah Kena Air Laut alias Lumpur
Bagi nan tinggal di wilayah pesisir, uap air laut mengandung garam nan sangat korosif. Begitu juga dengan lumpur nan menempel di area bawah motor alias mobil. Lumpur berkarakter lembap; jika menempel terlalu lama, kelembapan tersebut bakal terperangkap di permukaan krom dan mempercepat proses oksidasi secara tersembunyi.
Menggunakan Alat Pembersih nan Kasar
Menggosok noda membandel pada krom menggunakan sikat kawat, sabut cuci piring nan kasar, alias kain nan sudah kotor adalah kesalahan fatal. Krom sangat sensitif terhadap goresan halus. Sekali tergores (swirl marks), pantulan sinar pada permukaan krom bakal terpecah, sehingga tampilannya terlihat kusam dan tidak lagi cerah seperti cermin.
Baca Juga : Cara Mudah Merawat Bodi Mobil Krom
Penggunaan Cairan Berbahan Abrasif Tinggi
Beberapa produk pemoles murah seringkali mengandung bahan abrasif (kompon) nan terlalu tajam. Alih-alih mengkilapkan, penggunaan nan terlalu sering justru bakal menipiskan lapisan krom hingga dasar logamnya terlihat. Selalu pilih chrome polish nan memang dikhususkan untuk perawatan berkala, bukan untuk perbaikan berat.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·