Kapolri Masuk Komisi Reformasi Polri Bentukan Prabowo, Jimly Asshiddiqie Sebut Sinergi Dua Tim untuk Reformasi Cepat dan Terukur

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Nasional, BANGBARA.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri pada 7 November 2025.

Komisi ini terdiri dari 11 anggota, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan dipimpin oleh Prof. Jimly Asshiddiqie.

Langkah ini menjadi perhatian publik lantaran sebelumnya, pada 17 September 2025, Polri juga telah membentuk Komisi Reformasi Internal.

Namun Jimly menegaskan, keberadaan dua komisi ini bukan corak tumpang tindih, melainkan kerja sama untuk mempercepat reformasi lembaga kepolisian.

Sinergi Dua Komisi dan Koordinasi Cepat

Jimly menjelaskan bahwa pihaknya bakal rutin mengadakan pertemuan mingguan selama tiga bulan ke depan. Dalam setiap pertemuan, timnya juga bakal melibatkan perwakilan dari Komisi Reformasi Internal Polri.

Baca Juga: Mahfud MD Nilai Kasus Roy Suryo Tak Bisa Diputus Tanpa Bukti Keaslian Ijazah Jokowi, Sarankan Dibawa ke Pengadilan Lain Terlebih Dahulu

“Kami mau kedua komisi saling berkoordinasi agar info dari dalam dan luar Polri dapat saling melengkapi,” ujar Jimly Asshiddiqie dalam konvensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Dengan keterlibatan langsung Kapolri, koordinasi antara tim buatan Presiden dan lembaga Polri diharapkan bisa berjalan sigap dan efektif.

“Kami tidak mau memandang Polri hanya dari luar. Karena itu, ketua tim reformasi internal bakal selalu diundang dalam rapat kami,” lanjut Jimly.

Kapolri Siap Tindaklanjuti Rekomendasi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut positif keikutsertaannya dalam tim reformasi jenis Presiden.

Ia menegaskan bahwa keterlibatannya bermaksud agar Polri bisa langsung merespons rekomendasi nan nantinya diberikan kepada Presiden.

Baca Juga: Akar Sengketa Lahan Jusuf Kalla di Makassar, Menteri ATR/BPN Sebut Kasus Lama nan Terungkap lantaran Pembenahan Sistem Pertanahan

“Langkah ini untuk memastikan setiap rekomendasi nan diberikan bisa langsung diimplementasikan. Polri terbuka terhadap pertimbangan dan pembenahan demi meningkatkan kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia menambahkan, Polri berkomitmen menjadi lembaga nan terus beradaptasi dengan semangat reformasi.

“Polri adalah buah dari reformasi. Maka, kami mau terus menjadi lembaga nan sesuai dengan angan masyarakat,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Informasi Berita Bangbara
Informasi Berita Bangbara