Awas! Ancaman Koreksi Besar XRP Sudah Mulai Terlihat

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

– XRP, mata duit mata uang digital jagoan Ripple mencatat keahlian luar biasa selama bulan November hingga awal Desember 2024. Token ini menarik perhatian penanammodal setelah mencapai kapitalisasi pasar tertinggi sebesar US$ 165,74.

Akan tetapi, sejumlah analis memperingatkan potensi adanya penurunan nilai alias koreksi nan sangat besar, seiring dengan beragam parameter teknis nan menunjukkan tanda-tanda pelemahan.

Melansir dari finbold.com, XRP mencapai nilai US$ 2,90 per token pada 3 Desember, meskipun tetap di bawah nilai tertinggi sepanjang masa (ATH) sebesar US$ 3,40. Kenaikan ini membawa XRP menjadi mata uang digital terbesar berasas kapitalisasi pasar, melewati Solana (SOL) dan Tether (USDT).

Pencapaian ini mencerminkan tingginya permintaan terhadap XRP, tetapi juga memunculkan kekhawatiran mengenai inflasi pasokan token. Ripple, pemegang terbesar XRP, terus membuka kunci dan menjual token ke pasar. Laporan terbaru menunjukkan bahwa Ripple mungkin telah menyelesaikan penjualan besar terakhirnya untuk tahun 2024, memicu tanda tanya atas keberlanjutan tren kenaikan nilai ini.

Baca Juga: Kenapa Pasar Kripto Ambruk Kemarin Malam (4/12)?

Indikator Teknis Beri Sinyal Bahaya

Meskipun performa XRP sangat mengesankan, beberapa parameter teknis memberikan peringatan, yakni:

  • Kondisi Overbought: Indikator Relative Strength Index (RSI) harian XRP menunjukkan nomor di atad 75 sejak 11 November, dengan puncaknya mencapai 95 pada 3 Desember. Angka ini menunjukkan bahwa XRP berada dalam kondisi overbought, alias permintaan telah melampaui pemisah wajar.
  • Leverage Berlebihan: Menurut analis DeFi berjulukan Andei, pasar menunjukkan ketidakseimbangan nan beresiko. Data Coinglass mengungkapkan bahwa sebagian besar trader berada dalam posisi long, di mana mereka kudu bayar tingkat pendanaan sebesar 66 persen per tahun kepada trader nan mengambil posisi short. Ketidakseimbangan Ini meningkatkan akibat terjadinya ‘long squeeze’, ialah penurunan nilai tajam akibat likuidasi posisi leverage nan berlebihan.

Meski ada banyak sinyal peringatan, XRP tetap mungkin melanjutkan kenaikannya. Pasar mata duit mata uang digital terkenal dengan volatilitasnya, dan XRP telah beberapa kali menunjukkan pergerakan nan tidak terduga. Namun, Andei berpesan untuk lebih berhati-hati, terutama jika menggunakan leverage tinggi dalam perdagangan.

“Pasar mata uang digital sangat fluktuatif, dan XRP mempunyai sejarah pergerakan nilai nan susah diprediksi,” ungkap Andei.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber cryptoharian
cryptoharian
↑