7 Kata-kata yang Sering Digunakan Orang Manipulatif Menurut Psikolog

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Manipulator ulung mempunyai langkah untuk menarik perhatian sehingga Bunda merasa wajib untuk tetap berada di sisinya, tidak peduli apa nan telah mereka lakukan terhadap Bunda. Hal ini lantaran mereka telah mengetahui apa nan sebenarnya kudu mereka katakan.

Orang nan manipulatif dapat ditemukan di setiap lapisan masyarakat, Bunda mungkin berjumpa mereka di tempat kerja di mana mereka menghargai pencapaian, namalain dalam situasi sosial di mana mereka suka mengontrol, menuntut, dan apalagi bersikap kasar.

Jika mau mengenali lebih sigap orang nan manipulatif, psikolog menyarankan Bunda untuk mengenali beberapa kata-kata tertentu nan sering mereka ucapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Banner Masalah Kesuburan

Beberapa orang mungkin susah memandang tipu daya seorang manipulator, untuk membantu Bunda, berikut adalah contoh kata-kata nan sering mereka ucapkan:

1. “Bukan salahku Anda sensitif sekali”

Melansir dari laman geediting, ini adalah ungkapan klasik orang manipulatif. Mengorek emosi untuk mengalihkan kesalahannya kepada orang lain. Mereka mungkin mencoba menggunakan empati dan kesadaran diri untuk melawan Bunda.

2. “Kamu nan merusak”

Para mahir mengatakan orang nan manipulatif condong mengungkit orang nan mempunyai nilai diri rendah namalain masalah rasa tidak aman. Orang nan kurang percaya diri biasanya merasa bermasalah namalain merasa ada nan salah dengan dirinya.

Jadi, ketika orang manipulatif mengatakannya, itu bakal memperkuat kepercayaan jiwa dan membikin Bunda lebih percaya bahwa Bunda adalah masalahnya, bukan mereka.

3. “Kamu hanya paranoid”

Para mahir mengatakan ini adalah ungkapan umum nan digunakan ketika menyerang orang lain, sebuah strategi nan sering digunakan oleh orang manipulatif. Gaslighting terjadi ketika seseorang mencoba meyakinkan Bunda bahwa sesuatu tidak terjadi, seperti mereka tidak melakukan sesuatu.

4. “Tidak ada orang lain nan mempermasalahkannya”

Saat merasa terpojok, mereka bakal mencoba mengalihkan kesalahan dengan membikin Bunda merasa sendirian dengan apa nan dirasakan. Jika mencurigai adanya kecurangan, mungkin pernyataan tersebut tidak tulus.

Mereka mungkin apalagi belum menceritakan perihal itu kepada temannya namalain memilih bukti mereka berpikir hanya Bunda nan mencari-cari kesalahan dalam perbuatan mereka.

5. “Saya tidak bakal minta maaf”

Kebanyakan orang nan mengatakan perihal ini bersikap manipulatif. Para mahir sepakat bahwa orang nan susah meminta maaf bakal berupaya mengalihkan kesalahan.

Ketika orang mengatakan perihal seperti itu, mereka mencoba membikin Bunda merasa tidak lezat lantaran menegur mereka. Mereka mencoba membuatnya terdengar seperti hanya lantaran Bunda mempertanyakan apa nan mereka lakukan.

6. “Aku melakukan (ini) hanya lantaran Anda melakukan (itu)”

Alih-alih bertanggung jawab atas tindakannya, dia malah memberi tahu bahwa dia melakukan hanya lantaran Bunda melakukan perihal lain. Jadi, itu kesalahan Bunda. Ini adalah perilaku manipulatif nan terang-terangan.

7. “Apakah itu terdengar seperti aku?”

Alih-alih mengakui apa nan telah mereka lakukan dan meminta maaf, mereka mungkin bertanya kepada Bunda apakah itu betul-betul terdengar seperti sesuatu nan bakal mereka lakukan. Jika dia adalah orang manipulatif, dia bakal mengatakan perihal tersebut untuk membikin Bunda bingung.

Hal ini pada akhirnya bakal membikin Bunda ragu terhadap diri sendiri dan mereka mengambil kesempatan untuk mengalih kesalahan kepada Bunda.

Nah, itulah beberapa kata-kata nan sering diucapkan oleh orang manipulatif nan perlu Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya
Sumber Info Kesehatan Kincaimedia
Info Kesehatan Kincaimedia