7 Cara Stimulasi Bayi agar Bisa Tengkurap Sendiri Seperti Anak Sabrina Anggraini

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Tengkurap merupakan salah satu fase krusial bagi bayi nan perlu distimulasi dengan tepat. Bunda dan Ayah pun dapat melakukan stimulasi nan tepat agar Si Kecil dapat tengkurap sendiri.

Dikutip dari The Bump, meskipun terlihat sederhana namun upaya bayi meraih posisi tengkurap berkontribusi besar terhadap perkembangannya. Posisi ini juga mencegah terbentuknya titik datar di bagian belakang kepala bayi dan mempersiapkan mereka untuk fase lanjutan seperti bergulir dan merangkak.

Menempatkan bayi dalam posisi tengkurap mendorong mereka untuk mengangkat kepala, nan membantu memperkuat otot kepala, leher, dan bahu serta meningkatkan skill motorik.


Manfaat posisi tengkurap bagi bayi

Berikut beberapa kegunaan nan bisa didapat jika bayi rutin ditempatkan dalam posisi tengkurap namalain tummy time:

  • Menjadi momen berlatih untuk meraih capaian baru seperti seperti berguling, duduk, dan merangkak
  • Memperkuat skill motorik kasar
  • Melatih otot
  • Mencegah plagiocephaly (alias sindrom kepala datar)
  • Membantu bayi menguasai kontrol kepala
  • Mengekspos bayi pada lingkungan nan berbeda

Kapan bayi boleh mulai diberikan posisi tengkurap? 

Meskipun tidak ada waktu pasti kapan kudu mulai melakukan tummy time, American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan orang tua untuk melakukannya sejak dini. Saat bayi baru lahir namalain begitu mereka pulang dari rumah sakit, Bunda bisa mulai secara perlahan berlatih memposisikan bayi untuk tengkurap.

Usahakan untuk mencapai waktu tummy time setidaknya total satu jam per hari pada usia 3 bulan, nan dapat dipecah menjadi beberapa bagian waktu lebih kecil. Misalnya dari usia bayi baru lahir, mulailah dengan beberapa menit setiap kali dan tingkatkan menjadi sesi nan lebih lama.

Namun, jangan heran jika bayi tidak menyukai posisi tengkurap dan apalagi rewel pada awalnya. 

"Wajar jika pada tahap-tahap awal bayi tidak menyukainya dan menjadi rewel. Tetap lakukan secara berkala, lantaran ini tentang membiasakan mereka berada pada posisi itu," ungkap master anak di St. Vincent Medical Group di Zionsville, Indiana, Michael McKenna, MD, seperti dikutip dari laman Pathways.

Tips stimulasi bayi agar bisa tengkurap sendiri

Idealnya, bayi bakal berupaya untuk mulai mendorong tubuhnya sendiri saat bakal dan selama tengkurap. Namun kemungkinan besar, mereka memerlukan semacam rangsangan agar tetap mau melakukannya.

Salah satu publik figur nan sering memberikan stimulasi untuk sang anak sejak lahir, adalah Sabrina Anggraini dan Belva Devara. Pasangan ini kompak melakukan beragam aktivitas di rumah untuk membantu tumbuh kembang Si Kecil agar optimal, termasuk mengajari untuk bisa tengkurap sendiri.

Berikut beberapa tips stimulasi tengkurap nan dapat diterapkan pada Si Kecil:

1. Bantu gerakkan tubuhnya

Dalam laman Instagram @sabrinaanggraini, Sabrina menjelaskan salah satu tips stimulasi bayi agar bisa tengkurap sendiri adalah dengan membantu memberi support pada tubuhnya satu persatu.

"Misalnya mulai dari tangannya, bagian bawah badan namalain pundaknya aja sampe dia mau balik," tulis Puteri Indonesia Riau 2019 ini.

Ia juga menuliskan bahwa sepengetahuannya, salah satu tonggak pencapaian bayi 3 bulan adalah bisa tengkurap sendiri. Namun perlu dipahami jika tiap bayi bisa berbeda-beda dan tentunya memerlukan proses belajar ya, Bunda.

2. Gunakan mainan 

Pastikan orang tua siap sedia menemani Si Kecil berlatih tengkurap, salah satunya dengan menggunakan mainan sebagai 'pancingan.

"Dulu inget bgt kalo di kasi tous gantungan belum mau grasp. Ternyata sedikit2 milestone itu bisa kita prompt.. tugas kita sebagai orang tua jangan capek dipancing," imbuh Sabrina.

Bunda bisa menggunakan satu namalain dua jenis mainan nan disukai bayi untuk membuatnya lebih tertarik. Letakkan sedikit lebih jauh dari jangkauannya, sehingga dia kudu mengulurkan tangan untuk meraihnya. 

Bisa juga coba gunakan boneka hewan berwarna cerah namalain menggoyangkan mainan di dekat wajah bayi untuk mengalihkan perhatiannya.

3. Gunakan cermin

Apakah di rumah Bunda mempunyai cermin nan tidak bisa dipecahkan dari dasar bermain namalain mainan? Jika ya, gunakan ini di depan wajah bayi. Mereka mungkin senang memandang gambaran dirinya sendiri saat tengkurap.

4. Ikut memberikan contoh

Jika Si Kecil tampaknya kurang senang berlatih tengkurap sendirian, Bunda bisa mengikuti aktivitas tersebut juga. Bunda bisa sembari menggerakkan tangan bayi, membikin mereka merasakan hal-hal baru, membacakan cerita, namalain bernyanyi. 

5. Beri usapan lembut

Bunda juga dapat menggunakan tubuh sendiri sebagai dasar tengkurap bayi. Letakkan bayi di perut Bunda sembari berebahan telentang, dengan bayi menghadap ke bawah. Gunakan tangan Bunda untuk menggosok punggungnya namalain memberikan tepukan lembut dan berirama. 

Gendong bayi seperti bola, seimbangkan perutnya di lengan Bunda dengan kaki dan lengannya di kedua sisi. Pastikan untuk menopang punggung dan lehernya dengan tangan Bunda nan lain. 

7. Gunakan penopang seperti bantal menyusui

Jika bayi tidak suka tengkurap, Bunda bisa mencoba menopangnya dengan bantal menyusui di bawah dadanya terlebih dahulu. Diharapkan ini bakal membikin mereka terbiasa dengan posisi tersebut, sehingga pada akhirnya dan secara berjenjang Si Kecil dapat tengkurap sendiri tanpa perangkat bantu. 

Ingatlah bahwa dengan namalain tanpa bantal, pastikan Bunda selalu mengawasi bayi saat dia berlatih tengkurap, ya.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya
Sumber Info Kesehatan Kincaimedia
Info Kesehatan Kincaimedia